Al Busyra Basnur: Generasi Muda Indonesia Perlu Pelajari Etos Kerja Tiongkok
Al Busyra Basnur: Generasi Muda Indonesia Perlu Pelajari Etos Kerja Tiongkok

Al Busyra Basnur: Generasi Muda Indonesia Perlu Pelajari Etos Kerja Tiongkok

Frankenstein45.Com – 03 Juni 2026 | Al Busyra Basnur, Ketua Umum Perhimpunan Persahabatan IndonesiaTiongkok (PPIT), menegaskan pentingnya generasi muda Indonesia mencontoh etos kerja yang kuat dari masyarakat Tiongkok. Menurutnya, pola kerja yang disiplin, berorientasi pada hasil, serta semangat inovasi menjadi faktor utama dalam pencapaian pertumbuhan ekonomi cepat yang dialami Tiongkok selama beberapa dekade terakhir.

Dalam sebuah wawancara di Bandung, Busyra mengingatkan bahwa Indonesia memiliki potensi sumber daya manusia yang melimpah, namun belum sepenuhnya dimanfaatkan karena kurangnya budaya kerja yang konsisten. Ia menambahkan bahwa mengadopsi nilai‑nilai kerja Tiongkok bukan berarti meniru secara mentah, melainkan menginternalisasi prinsip‑prinsip seperti ketekunan, tanggung jawab, dan kolaborasi tim.

Beberapa poin yang diusulkan Busyra untuk meningkatkan etos kerja di kalangan pemuda meliputi:

  • Peningkatan kualitas pendidikan vokasi yang menekankan praktek langsung di industri.
  • Penerapan program magang yang terstruktur dengan perusahaan domestik maupun asing.
  • Pembentukan komunitas atau klub kerja yang memotivasi anggota untuk saling berbagi pengalaman dan tantangan.
  • Pemberian insentif bagi perusahaan yang berhasil mengembangkan karyawan muda dengan kemampuan kepemimpinan.

Busyra juga menyoroti contoh konkret keberhasilan Tiongkok, seperti proyek infrastruktur skala besar yang diselesaikan dalam waktu singkat dan inovasi teknologi yang mendominasi pasar global. Ia berharap Indonesia dapat belajar dari model tersebut, khususnya dalam hal perencanaan jangka panjang dan eksekusi yang disiplin.

Dengan mengadopsi etos kerja tersebut, generasi muda diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, menciptakan lapangan kerja baru, dan berkontribusi pada percepatan pertumbuhan ekonomi nasional. Busyra menutup pernyataannya dengan ajakan agar seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah, dunia usaha, dan institusi pendidikan, bekerja sama menciptakan lingkungan yang mendukung semangat kerja keras dan inovatif.