Frankenstein45.Com – 05 Juni 2026 | Ketua Umum Aliansi Mahasiswa Indonesia (AMI), Putu Supadma Rudana menekankan bahwa kebudayaan harus dijadikan fondasi utama dalam upaya pembangunan negara, sebagaimana diamanatkan oleh konstitusi Indonesia.
Krisis kepribadian bangsa yang belakangan ini menjadi sorotan publik mencakup fenomena penurunan nilai moral, identitas budaya yang terpinggirkan, serta meningkatnya individualisme yang mengikis rasa kebersamaan.
- Menguatkan identitas kolektif melalui nilai‑tradisional.
- Menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda dalam membangun karakter.
- Memberikan landasan etika yang selaras dengan pembangunan ekonomi dan sosial.
Ia menambahkan bahwa peran pemerintah, lembaga pendidikan, serta organisasi kemasyarakatan harus bersinergi dalam mengintegrasikan kebudayaan ke dalam kurikulum, kebijakan publik, dan program pembangunan wilayah.
Beberapa langkah konkret yang diusulkan antara lain:
- Pembentukan pusat riset kebudayaan yang berkoordinasi dengan kementerian terkait.
- Pemasyarakatan program pelestarian seni, bahasa, dan adat istiadat di tingkat komunitas.
- Peningkatan dukungan finansial bagi seniman dan pelaku budaya lokal.
- Penerapan nilai budaya dalam peraturan perundang‑undangan, terutama yang berkaitan dengan pendidikan dan tata kelola pemerintahan.
Rudana menegaskan bahwa tanpa fondasi budaya yang kuat, upaya pembangunan ekonomi dan sosial tidak akan berkelanjutan. Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk kembali menempatkan kebudayaan sebagai pilar utama dalam merespons tantangan krisis kepribadian yang sedang dihadapi.




