Siswa SMA dan SMK Dilatih Bangun Usaha Sendiri, Ribuan Pelajar Ikut Program Kewirausahaan Praktis
Siswa SMA dan SMK Dilatih Bangun Usaha Sendiri, Ribuan Pelajar Ikut Program Kewirausahaan Praktis

Siswa SMA dan SMK Dilatih Bangun Usaha Sendiri, Ribuan Pelajar Ikut Program Kewirausahaan Praktis

Frankenstein45.Com – 05 Juni 2026 | Lebih dari sepuluh ribu pelajar dari Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) telah bergabung dalam program kewirausahaan praktis yang digelar oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bersama mitra industri. Program ini dirancang untuk memberi pengalaman langsung dalam merancang, memulai, dan mengelola usaha kecil serta mempersiapkan peserta menghadapi dunia kerja.

Program berlangsung selama tiga bulan dan mencakup serangkaian kegiatan, antara lain:

  • Pengenalan konsep dasar kewirausahaan dan perencanaan bisnis.
  • Pelatihan pembuatan produk atau layanan yang relevan dengan kompetensi masing‑masing sekolah.
  • Simulasi pasar, termasuk pemasaran digital dan penjualan langsung.
  • Pembinaan pendampingan oleh mentor dari kalangan wirausahawan dan akademisi.

Setiap kelompok siswa diminta menyusun rencana bisnis singkat, mengidentifikasi sumber daya yang dibutuhkan, serta meluncurkan prototipe produk atau layanan dalam lingkungan sekolah. Hasilnya, lebih dari 8.000 usaha mikro telah terbentuk, mulai dari usaha kuliner, kerajinan tangan, hingga layanan teknologi sederhana.

Selain meningkatkan keterampilan teknis, program ini juga menekankan pentingnya etika kerja, manajemen keuangan, dan kemampuan beradaptasi. Kepala Dinas Pendidikan setempat menyatakan bahwa inisiatif ini diharapkan dapat menurunkan angka pengangguran pemuda dan memperkuat ekosistem inovasi di tingkat daerah.

Keberhasilan program ini telah menarik minat sekolah lain di provinsi sekitarnya untuk mengadopsi model serupa. Pemerintah berencana memperluas jangkauan program ke lebih dari 30.000 pelajar pada tahun ajaran berikutnya, dengan menambah modul pelatihan digital dan memperkuat jaringan mentor.