Frankenstein45.Com – 19 April 2026 | Seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menegaskan pentingnya proses rekrutmen yang transparan bagi manajer koperasi desa (Kopdes). Menurutnya, seorang manajer tidak hanya perlu menguasai aspek teknis operasional koperasi, tetapi juga harus mampu membangun hubungan baik dengan warga setempat.
Rivqy, yang menyuarakan pendapat ini, menekankan bahwa koperasi desa memainkan peran strategis dalam pemberdayaan ekonomi lokal. Karena itu, penunjukan manajer harus melalui mekanisme terbuka yang melibatkan masyarakat, sehingga tercipta akuntabilitas dan kepercayaan.
Berikut beberapa poin utama yang diusulkan untuk meningkatkan transparansi dalam rekrutmen manajer Kopdes:
- Pengumuman terbuka: Lowongan harus dipublikasikan secara luas melalui media lokal, papan pengumuman desa, dan kanal digital resmi.
- Seleksi berbasis kompetensi: Kriteria penilaian meliputi keahlian teknis, pengalaman manajerial, serta kemampuan komunikasi dan hubungan masyarakat.
- Partisipasi warga: Membentuk panitia seleksi yang melibatkan perwakilan warga, tokoh masyarakat, dan lembaga terkait.
- Pengungkapan hasil: Hasil seleksi dan alasan pemilihan kandidat harus disampaikan secara jelas kepada publik.
- Pengawasan independen: Mengundang lembaga pengawas eksternal untuk memantau proses dan mencegah potensi konflik kepentingan.
Rivqy menambahkan bahwa ketidakjelasan dalam proses rekrutmen dapat menimbulkan kecurigaan dan mengurangi efektivitas koperasi dalam melayani anggota. Transparansi tidak hanya meningkatkan legitimasi, tetapi juga memperkuat rasa kepemilikan warga atas program-program koperasi.
Dengan mengimplementasikan langkah-langkah di atas, diharapkan koperasi desa dapat menunjuk manajer yang kompeten, berintegritas, dan mampu menjalin sinergi antara aspek teknis dan sosial, sehingga tujuan pemberdayaan ekonomi desa tercapai secara optimal.




