Frankenstein45.Com – 29 Mei 2026 | Seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) baru-baru ini mengajukan usulan kepada kepolisian untuk menyelidiki dugaan pemalsuan riset yang melibatkan warga negara Indonesia (WNI) di institusi International School for Public Policy and Development (ISPPD). Usulan tersebut muncul setelah terkuaknya indikasi manipulasi data dan hasil penelitian yang dapat merusak kredibilitas akademik Indonesia.
Latar Belakang Kasus
Kasus ini pertama kali terungkap melalui laporan internal di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud). Menurut informasi, sejumlah publikasi ilmiah yang diklaim berasal dari peneliti Indonesia ternyata mengandung data yang dipalsukan atau diubah secara sengaja. Penyelidikan awal menunjukkan adanya pola kerja sama antara beberapa peneliti dengan pihak luar yang tidak transparan.
Langkah-langkah yang Diusulkan
- Mengirim tim penyidik kepolisian ke lokasi ISPPD untuk mengamankan bukti fisik dan digital.
- Melakukan audit menyeluruh terhadap publikasi yang terindikasi bermasalah.
- Menuntut pertanggungjawaban pihak yang terlibat, termasuk institusi pendukung.
- Memberikan rekomendasi kebijakan kepada Kemendikbud untuk memperkuat mekanisme verifikasi riset.
Respons Kemendikbud
Kemendikbud menyatakan bahwa mereka telah memulai investigasi internal terkait dugaan manipulasi riset tersebut. Kementerian menegaskan komitmennya untuk menegakkan integritas akademik dan akan bekerja sama dengan kepolisian serta lembaga pengawas lainnya.
Implikasi bagi Dunia Pendidikan
Jika terbukti, kasus ini dapat menurunkan kepercayaan internasional terhadap hasil riset Indonesia dan mempengaruhi peluang pendanaan serta kolaborasi lintas negara. Selain itu, kasus ini menyoroti perlunya regulasi yang lebih ketat dalam proses publikasi ilmiah dan pengawasan kualitas penelitian di perguruan tinggi.
Pengawasan yang lebih kuat diharapkan dapat mencegah terulangnya praktik serupa dan memperkuat reputasi Indonesia sebagai negara yang menghasilkan riset berkualitas tinggi.




