API-IMA Respons Wacana Badan Khusus Ekspor Komoditas Strategis, Wanti-wanti Pemerintah soal Iklim Investasi

Frankenstein45.Com – 20 Mei 2026 | Asosiasi Pertambangan Indonesia – IMA (API-IMA) memberikan tanggapan resmi terhadap usulan Badan Khusus Ekspor Komoditas Strategis (BKES) yang mengusulkan pengaturan baru bagi ekspor mineral strategis. API-IMA menegaskan pentingnya menjaga iklim investasi yang kondusif serta kepastian kontrak untuk memastikan sektor pertambangan tetap menarik bagi investor.

Beberapa poin utama yang disampaikan API-IMA antara lain:

  • Pengelolaan ekspor mineral harus tetap berlandaskan kepastian hukum dan prosedur yang transparan.
  • Perubahan regulasi yang terlalu cepat dapat menurunkan kepercayaan investor dan memperlambat aliran investasi baru.
  • Kontrak jangka panjang perlu dilindungi agar perusahaan tambang dapat merencanakan investasi infrastruktur dan teknologi secara berkelanjutan.
  • Pengawasan terhadap pelaksanaan ekspor harus seimbang, tidak menghambat operasional perusahaan yang telah memenuhi standar lingkungan dan sosial.

API-IMA juga mengingatkan bahwa Indonesia memiliki potensi mineral strategis yang besar, namun potensi tersebut hanya dapat dimanfaatkan secara optimal bila iklim investasi tetap stabil. Pemerintah diminta untuk melakukan dialog intensif dengan pelaku industri, menyelaraskan kebijakan jangka panjang, serta menghindari kebijakan yang bersifat ad‑hoc.

Dalam konteks global, persaingan untuk mengamankan pasokan mineral kritis semakin ketat. Negara‑negara seperti China, Amerika Serikat, dan Uni Eropa telah meningkatkan upaya mereka untuk mengamankan rantai pasokan. Oleh karena itu, API-IMA menekankan bahwa Indonesia harus menjadi tempat yang menarik bagi investasi jangka panjang, bukan sekadar tujuan jangka pendek.

Dengan menyeimbangkan kepentingan ekspor strategis dan iklim investasi, diharapkan sektor pertambangan Indonesia dapat terus memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan pendapatan negara.