Frankenstein45.Com – 16 April 2026 | Armada kapal tanker milik Pertamina, Patra Niaga, kembali berlabuh di Pelabuhan Ampenan, Nusa Tenggara Barat pada pagi hari ini. Kapal tersebut membawa muatan bahan bakar jenis B40 sebanyak tiga ribu kiloliter (KL) yang akan didistribusikan ke daerah‑daerah di Pulau Lombok dan sekitarnya.
Penambatan ini merupakan bagian dari upaya rutin perusahaan energi negara untuk memastikan ketersediaan bahan bakar bersubsidi di wilayah Indonesia bagian barat. B40, yang merupakan bahan bakar minyak dengan kadar belerang lebih rendah, banyak dipergunakan oleh kendaraan bermotor roda dua dan tiga, serta sektor transportasi umum.
Berikut rangkaian kegiatan yang dilakukan selama penambatan:
- 08.30 WIB – Kapal Patra Niaga tiba di dermaga utama Pelabuhan Ampenan.
- 09.00 WIB – Pemeriksaan dokumen dan muatan oleh otoritas pelabuhan serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terkait kualitas bahan bakar.
- 10.15 WIB – Mulai proses bongkar muatan menggunakan fasilitas pompa berkapasitas tinggi.
- 12.45 WIB – Penyelesaian bongkar muatan dan penyerahan 3.000 KL B40 ke gudang penyimpanan lokal.
Setelah proses bongkar selesai, bahan bakar B40 akan didistribusikan melalui jaringan truk pengangkut ke SPBU dan terminal distribusi di Lombok, Sumbawa, dan beberapa wilayah di Flores. Menurut pihak Pertamina, pasokan ini diharapkan dapat menstabilkan harga dan mengurangi risiko kelangkaan selama musim liburan.
Pengiriman B40 ini juga sejalan dengan program pemerintah untuk meningkatkan kualitas bahan bakar dan menurunkan emisi karbon di daerah‑daerah yang masih banyak menggunakan bahan bakar konvensional. Dengan menambah pasokan B40, diharapkan konsumen dapat menikmati harga yang lebih kompetitif serta performa mesin yang lebih bersih.




