Frankenstein45.Com – 03 Juli 2026 | Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (Kemlu AS) telah menyetujui penjualan 24 rudal Hellfire ke Singapura pada Rabu (1/7). Penjualan ini merupakan bagian dari kesepakatan yang mencakup dukungan program dan logistik terkait. Total biaya penjualan ini diperkirakan sebesar US$22,3 juta, atau sekitar Rp 400,8 miliar.
Rudal Hellfire adalah salah satu rudal udara-ke-permukaan buatan AS yang terkenal dengan kemampuannya menghancurkan kendaraan lapis baja dan tank. Kontraktor utama dalam pengadaan rudal ini adalah Lockheed Martin. Penjualan ini tidak akan mengubah keseimbangan militer di kawasan Asia Tenggara, menurut Kemlu AS.
Menurut unggahan di situs Kementerian Pertahanan, Pemerintah Singapura menyatakan bahwa rudal Hellfire akan dipasang pada helikopter AH-64D Apache milik Angkatan Udara Singapura. Helikopter ini akan digunakan untuk mendukung pelatihan rutin dan kebutuhan operasional.
Penjualan ini merupakan contoh dari kerja sama antara AS dan Singapura dalam bidang pertahanan. Kedua negara telah memiliki hubungan yang erat dalam beberapa tahun terakhir, dan penjualan ini menunjukkan komitmen Singapura untuk meningkatkan kemampuan militernya.
Bagaimana penjualan 24 rudal Hellfire ke Singapura akan mempengaruhi keseimbangan kekuatan di kawasan Asia Tenggara? Apakah penjualan ini akan meningkatkan kemampuan Singapura dalam menghadapi ancaman militer di kawasan tersebut?
Penjualan ini juga menunjukkan kemampuan Lockheed Martin dalam mengembangkan dan memproduksi rudal Hellfire. Rudal ini telah menjadi salah satu rudal udara-ke-permukaan paling canggih di dunia, dan penjualan ini menunjukkan bahwa AS masih memiliki kemampuan untuk mengembangkan dan memproduksi teknologi militer canggih.
Penjualan 24 rudal Hellfire ke Singapura merupakan contoh dari kerja sama antara AS dan Singapura dalam bidang pertahanan. Penjualan ini menunjukkan komitmen Singapura untuk meningkatkan kemampuan militernya dan meningkatkan keseimbangan kekuatan di kawasan Asia Tenggara.
Sementara itu, penjualan ini juga menunjukkan kemampuan Lockheed Martin dalam mengembangkan dan memproduksi rudal Hellfire. Rudal ini telah menjadi salah satu rudal udara-ke-permukaan paling canggih di dunia, dan penjualan ini menunjukkan bahwa AS masih memiliki kemampuan untuk mengembangkan dan memproduksi teknologi militer canggih.
Penjualan 24 rudal Hellfire ke Singapura juga menunjukkan bahwa AS masih memiliki kepentingan besar dalam mengembangkan dan meningkatkan kemampuan militer di kawasan Asia Tenggara. Penjualan ini menunjukkan bahwa AS masih memiliki kemampuan untuk mengembangkan dan memproduksi teknologi militer canggih dan meningkatkan keseimbangan kekuatan di kawasan tersebut.
Penjualan 24 rudal Hellfire ke Singapura merupakan contoh dari kerja sama antara AS dan Singapura dalam bidang pertahanan. Penjualan ini menunjukkan komitmen Singapura untuk meningkatkan kemampuan militernya dan meningkatkan keseimbangan kekuatan di kawasan Asia Tenggara.




