Frankenstein45.Com – 06 April 2026 | NASA mengirimkan misi berawak Artemis II ke orbit Bulan pada akhir tahun ini, dan dalam keberangkatan tersebut terdapat empat unit iPhone 17 Pro Max yang dibawa oleh kru astronot. Keputusan ini menandai kolaborasi pertama antara program antariksa Amerika Serikat dengan produsen smartphone terkemuka dunia.
iPhone 13 Pro Max dipilih karena memiliki kemampuan kamera resolusi tinggi, sensor suhu, serta modul komunikasi seluler yang dapat beroperasi di lingkungan mikrogravitasi. Tim teknis NASA berharap perangkat ini dapat merekam data visual dan ilmiah secara real‑time, sekaligus menjadi platform percobaan teknologi 5G dan Wi‑Fi 6E di luar atmosfer Bumi.
Berikut adalah beberapa fitur utama iPhone 17 Pro Max yang menjadi pertimbangan NASA:
- Kamera utama 48 MP dengan mode malam yang dapat menangkap detail permukaan lunar.
- Chip A18 Bionic yang menawarkan performa tinggi dengan konsumsi daya rendah.
- Sensor suhu dan tekanan yang dapat dikalibrasi untuk pengukuran lingkungan ruang angkasa.
- Ketahanan terhadap radiasi kosmik berkat lapisan kaca keramik khusus.
Keempat perangkat akan dibagikan kepada masing‑masing anggota kru, yang akan menguji fungsi smartphone dalam kondisi tanpa gravitasi serta mengirimkan foto dan video langsung ke pusat kendali di Houston. Selain itu, para astronot juga direncanakan melakukan panggilan video singkat ke publik sebagai bagian dari program edukasi publik NASA.
Penggunaan iPhone dalam misi antariksa ini membuka peluang baru bagi pengembangan gadget konsumen yang tahan ekstrem. Jika percobaan berjalan sukses, Apple dapat menyesuaikan lini produknya untuk pasar industri luar angkasa, termasuk sensor yang lebih kuat dan baterai yang dapat bertahan lebih lama di suhu ekstrim.
Para pengamat teknologi menilai langkah ini sebagai sinyal kuat bahwa gadget konsumen kini tidak hanya berfungsi di Bumi, melainkan juga dapat menjadi alat penting dalam eksplorasi luar angkasa. Bagaimana respons Apple terhadap kolaborasi ini masih menjadi pertanyaan, namun kemungkinan besar perusahaan akan mengumumkan varian khusus untuk misi-misi ilmiah di masa depan.







