Atalanta Bikin Keajaiban di San Siro, Harapan Coppa Italia dan Masa Depan D'Amico Semakin Panas
Atalanta Bikin Keajaiban di San Siro, Harapan Coppa Italia dan Masa Depan D'Amico Semakin Panas

Atalanta Bikin Keajaiban di San Siro, Harapan Coppa Italia dan Masa Depan D’Amico Semakin Panas

Frankenstein45.Com – 11 Mei 2026 | Berita sepakbola Italia kembali bergemuruh setelah Atalanta berhasil menumpaskan AC Milan dengan skor 3-2 di San Siro pada 10 Mei 2026. Kemenangan yang tampak mudah di babak pertama berubah menjadi drama hingga peluit akhir, sekaligus menambah ketegangan di papan klasemen Serie A serta spekulasi tentang masa depan manajemen klub, khususnya direktur olahraga Tony D’Amico.

Keajaiban di Babak Pertama

Raffaele Palladino, pelatih kepala Atalanta, memimpin timnya menorehkan keunggulan 3-0 pada menit ke-52. Gol-gol dibuka oleh Ederson (6 menit), dilanjutkan oleh Davide Zappacosta (28 menit) dan Giacomo Raspadori (52 menit). Palladino memuji pemainnya atas “magis” yang tercipta, menegaskan bahwa para pemain menampilkan semangat tinggi meski sebelumnya berada dalam kondisi kurang baik.

Drama Menjelang Akhir Pertandingan

Namun, dominasi Atalanta tidak berlangsung lama. AC Milan kembali bangkit lewat Strahinja Pavlovic yang menyundul bola menjadi gol pada menit ke-78, diikuti Christopher Nkunku yang mengeksekusi penalti pada menit ke-86. Meskipun begitu, Atalanta berhasil mempertahankan keunggulan tipis 3-2 dan mengunci tiga poin penting.

Implikasi Klasemen dan Peluang Eropa

Kemenangan ini menempatkan Atalanta pada posisi ketujuh di klasemen Serie A dengan 58 poin. Posisi ini berpotensi memberi klub tiket ke UEFA Conference League, asalkan Inter Milan memenangkan final Coppa Italia melawan Lazio. Jika Lazio menang, tim yang berada di posisi keenam akan melaju, meninggalkan Atalanta di luar zona kompetisi Eropa.

Situasi Coppa Italia yang Menyusul

Sebelum laga melawan Milan, Atalanta tersingkir di semifinal Coppa Italia setelah kalah dari Lazio melalui adu penalti. Kekalahan itu menambah beban mental pada skuad dan menimbulkan pertanyaan tentang konsistensi performa tim di turnamen cup.

Spekulasi tentang Masa Depan Tony D’Amico

Direktur olahraga Tony D’Amico menjadi sorotan utama setelah muncul rumor ketertarikan klub-klub besar seperti AC Milan dan AS Roma. Luca Percassi, wakil ketua Atalanta, menegaskan bahwa keputusan akhir mengenai D’Amico akan diambil setelah musim berakhir. “Rumor adalah bagian dari dunia ini. Kami akan duduk bersama dan membuat keputusan pada akhir musim,” ujar Percassi dalam konferensi pers.

Beberapa media melaporkan bahwa Cristiano Giuntoli, mantan asisten pelatih Juventus, sudah dipertimbangkan sebagai pengganti potensial D’Amico. Langkah tersebut akan menandai perubahan struktural penting dalam manajemen klub untuk musim depan.

Stabilitas Pelatih Raffaele Palladino

Palladino, yang menggantikan Ivan Juric pada musim lalu, berhasil menuntun Atalanta ke perempat final Liga Champions dan semifinal Coppa Italia. Meskipun demikian, ia belum mengetahui nasibnya di akhir musim. “Saya tidak memikirkan masa depan, fokus saya adalah menyelesaikan musim ini dengan baik,” kata Palladino. Ia menambahkan bahwa kerja kerasnya sudah diapresiasi oleh pemain dan suporter, dan berharap klub juga memberikan pengakuan yang setara.

Masalah Cedera yang Mengancam

Selama pertandingan melawan Milan, dua pemain kunci mengalami cedera. Giorgio Scalvini keluar dengan pergelangan pergelangan kaki terkilir, sementara pengganti Odilon Kossounou mengalami cedera otot. Kedua cedera tersebut menambah kekhawatiran tentang kedalaman skuad menjelang sisa musim.

Langkah Selanjutnya

  • Atalanta harus mengamankan poin tambahan di dua pertandingan terakhir Serie A melawan Bologna dan Fiorentina.
  • Jika Inter Milan mengangkat trofi Coppa Italia, Atalanta berpeluang melaju ke Conference League.
  • Keputusan tentang D’Amico dan kemungkinan kedatangan Giuntoli akan diumumkan setelah akhir musim.
  • Palladino akan menilai kontrak kerjanya tergantung pada hasil akhir dan evaluasi internal klub.

Dengan semua faktor yang berbaur—kemenangan dramatis, posisi klasemen yang rapuh, dan pergulatan internal—musim 2025/2026 Atalanta akan tetap menjadi topik hangat di kalangan penggemar sepakbola Italia hingga keputusan final diumumkan.

Kesimpulannya, Atalanta berhasil mengukir kemenangan mengesankan di San Siro yang tidak hanya memperkuat posisi liga tetapi juga menambah tekanan pada manajemen untuk mengambil langkah strategis menjelang musim depan. Baik D’Amico maupun Palladino berada di persimpangan karier, dan hasil akhir akan sangat dipengaruhi oleh performa tim dalam sisa pertandingan serta keputusan yang diambil oleh Luca Percassi dan dewan direksi.