Frankenstein45.Com – 12 Juni 2026 | Program Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) yang dikelola Badan Koordinasi Penanaman Modal (Bakom) diproyeksikan mampu menurunkan beban belanja rumah tangga secara signifikan.
Dengan penetapan harga kebutuhan pokok yang lebih terjangkau, estimasi penghematan nasional mencapai Rp33,02 triliun dalam satu tahun. Penghematan ini diharapkan dapat menurunkan tingkat inflasi serta meningkatkan daya beli masyarakat, khususnya di kalangan berpenghasilan menengah ke bawah.
Faktor utama yang mendorong penghematan
- Penetapan harga barang pangan pokok secara terpusat.
- Penyediaan barang melalui jaringan koperasi desa yang memotong perantara.
- Penerapan standar kualitas yang konsisten sehingga mengurangi kerugian konsumen.
Perkiraan dampak ekonomi
| Komponen | Penghematan (Triliun Rp) |
|---|---|
| Kebutuhan Pangan | 18,5 |
| Kebutuhan Energi | 7,2 |
| Kebutuhan Non‑pangan | 7,32 |
| Total | 33,02 |
Jika potensi penghematan tersebut terealisasi, rumah tangga rata‑rata dapat mengalokasikan kembali dana yang sebelumnya digunakan untuk kebutuhan pokok ke sektor produktif seperti pendidikan, kesehatan, atau investasi kecil.
Pemerintah bersama Bakom terus memantau pelaksanaan program dan berkomitmen memperluas jaringan koperasi desa ke seluruh wilayah Indonesia untuk memastikan manfaat yang merata.




