Frankenstein45.Com – 02 Juni 2026 | Pemerintah Provinsi Bali kembali menyalakan semangat perjuangan Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, melalui serangkaian lomba kreatif yang melibatkan pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya memperkuat rasa kebangsaan dan menumbuhkan pengetahuan tentang nilai‑nilai proklamasi di kalangan generasi muda.
Lomba-lomba tersebut dirancang untuk mengajak peserta mengekspresikan pemahaman mereka tentang visi, perjuangan, dan cita‑cita Soekarno dalam bentuk yang variatif. Berikut adalah jenis kompetisi yang diadakan:
- Poster Kreatif – menampilkan ilustrasi visual tentang semangat persatuan dan kemerdekaan.
- Video Dokumenter – mengangkat kisah nyata atau rekonstruksi peristiwa penting dalam sejarah Indonesia.
- Esai Historis – mengulas kontribusi Soekarno dalam membangun negara.
- Drama Pendek – menampilkan adegan-adegan yang menghidupkan kembali momen-momen penting pada era 1945‑1965.
Jadwal pelaksanaan lomba berlangsung selama dua bulan, dimulai pada 1 Mei 2024 hingga 30 Juni 2024. Setiap kategori memiliki tahapan seleksi yang meliputi penilaian awal oleh juri internal, tahap semifinal yang dipublikasikan secara daring, dan final yang diselenggarakan secara langsung di Gedung Pemerintahan Provinsi Bali. Berikut rangkaian waktunya:
| Kategori | Pendaftaran | Seleksi Awal | Final |
|---|---|---|---|
| Poster Kreatif | 1‑15 Mei 2024 | 20‑25 Mei 2024 | 5 Juli 2024 |
| Video Dokumenter | 1‑20 Mei 2024 | 26 Mei‑2 Juni 2024 | 6 Juli 2024 |
| Esai Historis | 1‑10 Mei 2024 | 15‑20 Mei 2024 | 7 Juli 2024 |
| Drama Pendek | 1‑25 Mei 2024 | 1‑10 Juni 2024 | 8 Juli 2024 |
Hadiah yang disediakan meliputi uang tunai, beasiswa pendidikan, serta kesempatan mengikuti program magang di lembaga kebudayaan dan pariwisata Bali. Selain penghargaan materi, pemenang juga akan mendapatkan sertifikat penghargaan yang diakui secara resmi oleh pemerintah daerah.
Partisipasi masyarakat telah menunjukkan antusiasme tinggi, dengan lebih dari seribu karya yang masuk pada tiap kategori. Keberhasilan acara ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi provinsi lain dalam mengintegrasikan nilai‑nilai kebangsaan ke dalam program kreatif dan edukatif.







