Bantah Polda, Ini Bukti Mahasiswa UI Telah Beri Tahu Polisi Aksi di Bundaran HI
Bantah Polda, Ini Bukti Mahasiswa UI Telah Beri Tahu Polisi Aksi di Bundaran HI

Bantah Polda, Ini Bukti Mahasiswa UI Telah Beri Tahu Polisi Aksi di Bundaran HI

Frankenstein45.Com – 13 Juni 2026 | Polisi wilayah Jakarta Pusat mengklaim aksi mahasiswa di Bundaran HI pada 12 Juni 2026 berlangsung tanpa koordinasi resmi. Pihak kepolisian menegaskan bahwa tidak ada permohonan atau pemberitahuan sebelumnya dari pihak kampus maupun mahasiswa.

Namun, sejumlah mahasiswa Universitas Indonesia membantah pernyataan tersebut dan menyertakan bukti komunikasi yang menunjukkan mereka telah memberi tahu pihak kepolisian setidaknya dua hari sebelum aksi. Bukti yang dipublikasikan meliputi tangkapan layar percakapan WhatsApp antara perwakilan mahasiswa dan unit reaksi cepat Polri, serta email resmi yang dikirim ke kantor Reskrim Polda Metro Jaya.

  • WhatsApp: Pesan tertanggal 10 Juni 2026 menyebutkan rencana demonstrasi damai di Bundaran HI pada tanggal 12 Juni dan meminta izin serta pengamanan.
  • Email: Surat elektronik berisi detail rute, estimasi jumlah peserta, dan permohonan penempatan satuan polisi pada pukul 08.00 WIB.

Mahasiswa menegaskan bahwa tujuan aksi adalah menyampaikan tuntutan terkait kebijakan pendidikan dan tidak berniat menimbulkan kerusuhan. Mereka menambahkan bahwa koordinasi dengan aparat keamanan dilakukan untuk memastikan keselamatan semua pihak.

Polda Metro Jaya menanggapi bukti tersebut dengan meminta klarifikasi lebih lanjut dan menyatakan akan meninjau kembali laporan internal. Sementara itu, pihak Universitas Indonesia menyatakan akan memfasilitasi dialog antara mahasiswa dan aparat untuk menghindari kesalahpahaman di masa mendatang.

Kasus ini menimbulkan perdebatan publik mengenai prosedur komunikasi antara gerakan mahasiswa dan lembaga kepolisian, serta menyoroti pentingnya transparansi dalam mengelola aksi massa di ruang publik.