Frankenstein45.Com – 23 April 2026 | Badan Pangan Nasional (Bapanas) menegaskan bahwa persediaan minyak goreng kemasan rakyat bermerk Minyakita berada pada tingkat yang aman. Pernyataan ini disampaikan menyusul kekhawatiran publik mengenai potensi kelangkaan minyak goreng di pasar.
Meski stok terjaga, Bapanas mencatat bahwa kenaikan harga Minyakita tidak disebabkan oleh kurangnya pasokan, melainkan oleh masalah pada rantai distribusi. Faktor-faktor yang memengaruhi harga antara lain:
- Penundaan pengiriman dari produsen ke gudang distribusi regional.
- Keterbatasan armada transportasi yang mengakibatkan biaya logistik naik.
- Peningkatan biaya operasional di titik distribusi akhir, termasuk biaya penyimpanan dan penanganan.
Akibatnya, harga eceran di pasar tradisional dan modern mengalami tekanan naik, meskipun kuantitas barang masih mencukupi. Bapanas menegaskan bahwa mereka terus memantau situasi dan siap berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memperlancar alur distribusi.
Untuk konsumen, Bapanas menyarankan beberapa langkah agar tetap mendapatkan minyak goreng dengan harga wajar:
- Membandingkan harga di beberapa toko sebelum berbelanja.
- Mengawasi penawaran promosi dan diskon yang sering diberikan oleh pengecer.
- Menghindari pembelian dalam jumlah kecil yang biasanya lebih mahal per liter.
Pemerintah juga berkomitmen meningkatkan efisiensi logistik, termasuk menambah armada transportasi dan memperbaiki infrastruktur jalan yang mendukung distribusi bahan pokok. Upaya ini diharapkan dapat menurunkan biaya distribusi sehingga harga minyak goreng kembali stabil.




