Frankenstein45.Com – 25 Mei 2026 | JAKARTA – Kepolisian Republik Indonesia melalui Direktorat Reserse Kriminal (Bareskrim) menegaskan bahwa pemadaman listrik yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera tidak disebabkan oleh tindakan sabotase. Penyebabnya lebih mengarah pada masalah teknis pada jaringan distribusi listrik.
Tim investigasi Bareskrim yang dikerahkan sejak awal pekan ini melakukan serangkaian pemeriksaan di lokasi-lokasi yang terdampak. Hasil sementara menunjukkan adanya kegagalan sambungan listrik yang berpotensi menimbulkan arus pendek dan gangguan pada sistem kelistrikan.
Berikut poin-poin utama temuan Bareskrim:
- Identifikasi kerusakan pada gardu induk dan trafo di beberapa kabupaten.
- Temuan kabel utama yang mengalami keausan dan tidak terpelihara dengan baik.
- Tidak ada bukti fisik yang mengindikasikan pemasangan perangkat sabotase atau bahan peledak.
- Gangguan terjadi secara berurutan, menandakan faktor teknis berkelanjutan.
Polisi menegaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan tidak ada faktor eksternal lain yang berkontribusi. Sementara itu, pihak PLN telah diminta untuk mempercepat perbaikan jaringan dan melakukan audit menyeluruh pada infrastruktur listrik di wilayah terdampak.
Kasus ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat, terutama terkait keamanan pasokan listrik di masa mendatang. Pemerintah daerah dan pusat diharapkan dapat berkoordinasi dengan cepat guna mencegah terulangnya insiden serupa.
Jika ditemukan bukti baru yang mengarah pada tindakan kriminal, Bareskrim siap mengajukan proses hukum sesuai dengan peraturan yang berlaku.




