Frankenstein45.Com – 17 Juni 2026 | Sejumlah mahasiswa di Jakarta menggelar aksi protes menanggapi pernyataan mantan aktivis Budiman Sudjatmiko dan rekan-rekannya yang kini menduduki posisi strategis dalam pemerintahan. Aksi tersebut dipimpin oleh aktivis senior Agus Jabo yang menegaskan bahwa kekuasaan harus dijadikan sarana perjuangan, bukan tujuan akhir.
Agus Jabo menyatakan, \”Kita tidak boleh melupakan akar perjuangan. Kekuasaan yang kita capai harus dimanfaatkan untuk menegakkan keadilan sosial dan memperjuangkan hak-hak rakyat, bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok sempit.\”
Mahasiswa yang berpartisipasi dalam forum tersebut menyoroti beberapa kebijakan yang mereka nilai mengabaikan aspirasi pemuda, termasuk pemotongan anggaran pendidikan, penindasan gerakan serikat, dan pembatasan kebebasan bersuara di kampus.
Dalam diskusi terbuka, para aktivis muda menuntut transparansi dalam proses pengambilan keputusan serta mengajak Budiman Sudjatmiko dan koleganya untuk kembali mengedepankan semangat revolusi yang selama ini menjadi landasan gerakan mereka.
Pihak kampus menanggapi dengan menjanjikan dialog lanjutan dan penyusunan mekanisme partisipatif yang melibatkan mahasiswa dalam perumusan kebijakan kampus. Namun, para mahasiswa menegaskan bahwa dialog harus disertai tindakan konkret, bukan sekadar kata-kata.




