Frankenstein45.Com – 01 Juli 2026 | Hari Bhayangkara ke-80 diperingati pada 1 Oktober 2024 sebagai penghormatan atas dedikasi anggota kepolisian Indonesia. Pada kesempatan tersebut, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) mengumumkan rencana aksi simbolik yang akan dilaksanakan besok di depan Markas Besar Polri, Jakarta.
Aksi ini dimaksudkan untuk menyuarakan kritik terhadap proses reformasi Polri yang dianggap belum memenuhi standar transparansi, akuntabilitas, dan perlindungan hak asasi manusia. BEM UI menilai beberapa kebijakan terbaru masih menyisakan celah bagi penyalahgunaan wewenang dan praktik kekerasan.
Sebagai bentuk visual, peserta aksi akan membawa tenda hitam, pita duka, serta menempatkan balok kayu berwarna kelabu di gerbang utama Mabes Polri. Simbol‑simbol tersebut melambangkan rasa duka atas hilangnya nilai‑nilai kepolisian yang seharusnya bersih dan profesional.
- Waktu: mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.
- Lokasi: depan pintu gerbang utama Markas Besar Polri, Jakarta Pusat.
- Peserta: mahasiswa UI, aktivis hak asasi manusia, serta simpatisan lain yang mendukung reformasi kepolisian.
Berikut adalah tuntutan utama yang diajukan oleh BEM UI:
- Penetapan mekanisme pengawasan independen terhadap kegiatan kepolisian.
- Penghapusan praktik kekerasan dalam penegakan hukum.
- Transparansi penuh dalam proses rekrutmen, promosi, dan penempatan personel.
- Penerapan sanksi tegas bagi oknum yang melanggar hak warga.
Hingga saat ini, pihak Polri belum memberikan pernyataan resmi terkait aksi tersebut. BEM UI menegaskan bahwa aksi akan berlangsung secara damai, tidak mengganggu ketertiban umum, dan semata‑mata sebagai bentuk protes simbolik.
Diharapkan aksi ini dapat membuka ruang dialog konstruktif antara institusi kepolisian, pemerintah, dan masyarakat, khususnya generasi muda, demi terciptanya kepolisian yang profesional, akuntabel, dan menghormati hak asasi manusia.







