BEM UI Rencanakan Demo Besok di Bundaran HI, Tuntut Penurunan Harga BBM dan Penghentian Program MBG
BEM UI Rencanakan Demo Besok di Bundaran HI, Tuntut Penurunan Harga BBM dan Penghentian Program MBG

BEM UI Rencanakan Demo Besok di Bundaran HI, Tuntut Penurunan Harga BBM dan Penghentian Program MBG

Frankenstein45.Com – 12 Juni 2026 | Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (BEM UI) menyiapkan aksi demonstrasi di Bundaran Hotel Indonesia (HI) pada esok hari. Aksi tersebut dimaksudkan untuk menekan pemerintah menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) serta menghentikan Program Mandiri Beli Gas (MBG) yang dianggap memberatkan masyarakat.

Rapat koordinasi internal BEM UI pada Senin (tanggal tidak disebutkan) menghasilkan tiga tuntutan utama: (1) penurunan harga BBM secara signifikan; (2) penghentian pelaksanaan Program MBG; dan (3) revisi kebijakan energi yang dinilai tidak adil bagi kalangan menengah ke bawah.

Anggota BEM UI menyoroti bahwa kenaikan harga BBM dalam beberapa bulan terakhir telah meningkatkan beban biaya transportasi, terutama bagi pelajar, pekerja, dan pengusaha kecil. Mereka mengutip data resmi Kementerian Energi yang menunjukkan kenaikan rata‑rata harga BBM Premium sebesar 1.500 rupiah per liter sejak awal tahun.

  • Harga BBM saat ini: Premium Rp15.000/liter, Pertamax Rp14.200/liter, dan Solar Rp12.000/liter.
  • Kenaikan sejak Januari: Premium naik 12%, Pertamax naik 10%, Solar naik 8%.

Sementara itu, Program MBG yang diluncurkan pemerintah pada akhir 2023 bertujuan menyediakan gas LPG bersubsidi bagi rumah tangga berpendapatan rendah. BEM UI mengkritik program tersebut karena prosedurnya yang rumit, alokasi kuota yang tidak transparan, serta dampaknya yang justru menambah beban administratif bagi konsumen.

Ketua Umum BEM UI, Riza Aulia, menyatakan, “Kami tidak menolak subsidi, namun pemerintah harus memastikan kebijakan energi tidak menimbulkan ketimpangan. Penurunan harga BBM dan peninjauan ulang Program MBG adalah langkah yang paling mendesak untuk mengurangi tekanan ekonomi pada rakyat.”

Polisi setempat telah diinformasikan tentang rencana aksi dan dijadwalkan menyiapkan pengamanan di area Bundaran HI. Pihak kampus Universitas Indonesia juga diharapkan memberikan koordinasi untuk memastikan keamanan mahasiswa dan publik.

Jika tuntutan tidak dipenuhi, BEM UI menyatakan akan melanjutkan aksi lanjutan di beberapa kota besar lainnya, termasuk Bandung, Surabaya, dan Medan, sebagai bentuk tekanan kolektif terhadap kebijakan energi nasional.