Frankenstein45.Com – 15 April 2026 | KRI Canopus-936, kapal patroli milik Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL), berhasil menempuh rute lintas Samudra Atlantik dan melakukan singgah singkat di Cape Town, Afrika Selatan pada akhir pekan lalu. Keberhasilan ini menandai pencapaian penting dalam upaya memperkuat diplomasi maritim Indonesia serta memperluas jaringan kerja sama internasional.
Perjalanan yang dimulai dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, menempuh lebih dari 9.000 mil laut dan melintasi perairan berbahaya. Selama pelayaran, kru kapal melakukan latihan navigasi, operasi pencarian dan penyelamatan (SAR), serta latihan anti‑pembajakan untuk menjaga kesiapan operasional.
| Spesifikasi | Detail |
|---|---|
| Nama | KRI Canopus-936 |
| Jenis | Kapal Patroli |
| Panjang | 84 meter |
| Kecepatan Maksimum | 22 knot |
| Persenjataan Utama | Meriam 57 mm, torpedo anti‑kapal |
Sesampainya di Cape Town, delegasi TNI AL bertemu dengan pejabat pemerintah setempat serta perwakilan perusahaan pelayaran Afrika Selatan. Diskusi difokuskan pada peningkatan kerja sama dalam bidang keamanan maritim, pertukaran informasi intelijen, serta peluang kerjasama pelatihan bersama.
Selain itu, kunjungan ini juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan program maritim Indonesia, termasuk inisiatif pengembangan industri perikanan berkelanjutan dan pelestarian ekosistem laut. Pihak Indonesia menekankan pentingnya menjaga kebebasan navigasi di Selat Malaka serta jalur perdagangan internasional yang melintasi Samudra Atlantik.
Komandan KRI Canopus-936, Laksamana Muda (S) Ahmad Riza, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian timnya dan menegaskan bahwa misi ini merupakan bagian dari strategi TNI AL untuk meningkatkan kehadiran Indonesia di panggung maritim global. Ia juga menambahkan bahwa kapal akan melanjutkan pelayaran menuju pelabuhan tujuan berikutnya di Amerika Selatan sebelum kembali ke Indonesia.




