Frankenstein45.Com – 01 Juli 2026 | Kementerian Investasi dan Hilirisasi (BKPM) menegaskan bahwa kepercayaan para investor internasional terhadap Indonesia masih kuat meskipun kondisi ekonomi global mengalami volatilitas. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah konferensi pers yang dihadiri oleh perwakilan kementerian, pelaku industri, serta analis pasar.
- Energi terbarukan: Proyek pembangkit listrik tenaga surya dan angin mendapat komitmen investasi sebesar US$2,3 miliar.
- Infrastruktur: Proyek jalan tol dan pelabuhan mencatat total investasi baru sekitar US$1,8 miliar.
- Teknologi digital: Startup fintech dan e‑commerce memperoleh suntikan modal total US$1,1 miliar.
BKPM menambahkan bahwa kebijakan insentif fiskal, penyederhanaan perizinan, dan upaya meningkatkan iklim usaha menjadi faktor utama yang mempertahankan daya tarik Indonesia di mata investor global. Selain itu, pemerintah berkomitmen untuk memperkuat kerangka regulasi yang mendukung keberlanjutan dan transparansi dalam proses penanaman modal.
Direktur Jenderal Penanaman Modal, Budi Santoso, menyatakan, “Kepercayaan investor tidak bersifat sementara; mereka melihat potensi jangka panjang Indonesia sebagai pasar terbesar di Asia Tenggara. Kami terus berupaya menciptakan lingkungan yang kondusif bagi investasi berkelanjutan.”
Secara keseluruhan, BKPM optimis bahwa aliran investasi akan terus mengalir, terutama dengan adanya program prioritas pemerintah seperti pembangunan infrastruktur kelas dunia dan transformasi digital ekonomi nasional.




