WFP Perluas Bantuan Pangan di Venezuela untuk 500.000 Korban Gempa
WFP Perluas Bantuan Pangan di Venezuela untuk 500.000 Korban Gempa

WFP Perluas Bantuan Pangan di Venezuela untuk 500.000 Korban Gempa

Frankenstein45.Com – 01 Juli 2026 | Program Pangan Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (World Food Programme/WFP) memperluas operasi bantuan kemanusiaan di Venezuela setelah dua gempa bumi dahsyat melanda wilayah barat negara tersebut pada awal bulan ini. Gempa pertama dengan magnitude 7,0 diikuti gempa susulan magnitude 6,5 menimbulkan kerusakan luas, menewaskan ratusan orang dan memaksa ribuan keluarga mengungsi.

WFP menargetkan bantuan pangan untuk setidaknya 500.000 orang yang terdampak, termasuk pengungsi internal, keluarga yang kehilangan mata pencaharian, serta mereka yang berada di daerah terpencil dengan akses terbatas ke pasar.

Langkah-langkah utama yang diambil WFP meliputi:

  • Penyediaan paket makanan darurat berisi beras, minyak goreng, dan kacang-kacangan dengan nilai gizi yang sesuai standar internasional.
  • Distribusi melalui jaringan logistik lokal, termasuk penggunaan truk, kapal sungai, dan helikopter untuk menjangkau wilayah yang terisolasi.
  • Kerjasama dengan otoritas pemerintah Venezuela, Lembaga Bantuan Makanan Nasional, serta organisasi non‑pemerintah setempat untuk memetakan kebutuhan dan mengoptimalkan penyaluran.
  • Pemberian bantuan tunai berbasis voucher digital bagi rumah tangga yang dapat mengakses pasar lokal, guna mendukung pemulihan ekonomi mikro.

WFP memperkirakan kebutuhan total pangan untuk periode tiga bulan ke depan mencapai sekitar 120.000 ton, dengan anggaran yang didukung oleh donor internasional termasuk Uni Eropa, Amerika Serikat, dan negara‑negara donor bilateral.

Tim logistik WFP juga menghadapi tantangan besar, seperti kerusakan infrastruktur transportasi, keamanan di beberapa zona, dan cuaca tropis yang dapat menghambat distribusi. Untuk mengatasi hal ini, WFP menambah armada kendaraan lapangan, melatih relawan lokal, dan menyiapkan pos bantuan sementara di lokasi strategis.

Para pengamat menilai bahwa upaya ini penting untuk mencegah krisis gizi lebih lanjut, terutama di antara anak-anak dan ibu hamil yang sangat rentan. Dengan target 500.000 penerima manfaat, WFP berharap dapat menstabilkan situasi pangan sementara proses pemulihan jangka panjang terus berjalan.