Frankenstein45.Com – 12 April 2026 | Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) wilayah Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, mengeluarkan peringatan khusus terkait potensi bencana hidrometeorologi menjelang musim pancaroba.
Berikut poin‑poin penting yang disampaikan BMKG:
- Hujan lebat diperkirakan akan turun secara berkelanjutan selama 3–5 hari, dengan intensitas mencapai 50–100 mm per jam pada beberapa wilayah.
- Kondisi tanah yang masih basah sejak musim hujan sebelumnya memperbesar risiko aliran lumpur dan banjir bandang.
- Peningkatan suhu udara malam hari dapat memicu terjadinya awan petir berintensitas tinggi, meningkatkan bahaya kebakaran hutan dan lahan.
Untuk meminimalisir dampak, BMKG meminta masyarakat melakukan hal‑hal berikut:
- Memantau informasi cuaca melalui media resmi BMKG secara berkala.
- Mengamankan barang‑barang berharga dan perlengkapan darurat di tempat yang mudah dijangkau.
- Menghindari aktivitas di daerah rawan banjir atau tanah longsor, terutama saat hujan deras.
- Menyusun rencana evakuasi keluarga, termasuk titik kumpul dan jalur evakuasi yang aman.
- Jika berada di lokasi yang terdampak, segera melaporkan kondisi kepada pihak berwenang dan mengikuti arahan petugas.
BMKG menegaskan bahwa peringatan ini bersifat preventif dan dapat berubah sesuai dengan perkembangan cuaca. Masyarakat diimbau untuk tidak menganggap remeh peringatan ini dan tetap waspada hingga musim pancaroba berakhir.




