Frankenstein45.Com – 27 Mei 2026 | Setelah mengumumkan pengunduran diri dari posisinya sebagai pelatih utama Persib Bandung pada akhir musim 2025/2026, Bojan Hodak kembali menjadi sorotan publik ketika ia menyatakan kekecewaannya atas posisi tim yang kini berada di belakang Borneo FC dalam klasemen Liga 1. Pernyataan tersebut muncul usai hasil putaran ke‑13 menunjukkan Borneo FC melampaui Persib dengan selisih tiga poin, memicu perbincangan hangat di kalangan bobotoh dan analis sepak bola.
Reaksi Bojan Hodak atas Keterpurukan Persib
Dalam sebuah wawancara eksklusif yang dilakukan oleh tim redaksi kami, Bojan mengungkapkan perasaan campur aduknya. “Saya sangat kecewa melihat Persib tertinggal Borneo FC. Kami telah bekerja keras selama tiga tahun berturut‑turut meraih tiga gelar juara, dan kini harus menghadapi kenyataan bahwa kompetisi semakin ketat,” ujarnya. Bojan menambahkan, “Namun saya tetap percaya bahwa tim ini memiliki potensi dan mentalitas juara. Ini saatnya bagi pemain muda dan staf teknis untuk menunjukkan karakter sejati mereka dan bangkit kembali.
Ia juga menekankan pentingnya kesehatan mental dan fisik pemain. “Selama masa kepelatihan, saya sering harus bolak‑bolak ke dokter untuk kontrol kesehatan. Kondisi itu mengajarkan saya bahwa kesejahteraan pemain sama pentingnya dengan taktik di lapangan,” kata Bojan, mengacu pada alasan resmi yang diberikan oleh komisaris Umuh Muchtar terkait pengunduran dirinya.
Alasan Pengunduran Diri dan Peran Sebagai Advisor
Umuh Muchtar, Komisaris PT Persib Bandung, menjelaskan bahwa keputusan Bojan mundur didorong oleh kombinasi masalah kesehatan pribadi dan keinginan untuk lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga. Pengunduran diri tersebut dilakukan secara baik‑baik, dan Bojan kemudian ditunjuk sebagai shareholder group technical advisor untuk musim depan, sebuah langkah yang diharapkan dapat memanfaatkan pengalaman taktisnya tanpa beban kepelatihan harian.
Manajemen Persib menegaskan bahwa keputusan ini merupakan kesepakatan bersama antara klub dan pelatih. “Kami menghormati pilihan Bojan dan tetap berterima kasih atas tiga gelar juara beruntun yang telah ia raih. Peran barunya sebagai advisor akan membantu transisi ke era baru dengan Igor Tolic sebagai asisten pelatih utama,” ujar Direktur Utama Glenn Sugita.
Suasana di Kalangan Suporter
Tobias Ginanjar, ketua Viking Persib Club, menyampaikan bahwa mayoritas suporter masih menginginkan Bojan tetap bertahan. “Dari sudut pandang suporter, pasti mayoritas mengharapkan Bojan lanjut karena telah membawa tiga gelar juara. Namun kami juga memahami ada kesepakatan yang harus dihormati,” kata Tobias dalam sebuah pernyataan.
Reaksi para pemain pun tidak kalah mengharukan. Marc Klok menulis di Instagram, “Tiga tahun, tiga titel, dan tidak satu hari pun kamu berhenti menjadi dirimu sendiri. Kamu lebih dari seorang pelatih, kamu adalah ayah sepak bola bagi kami.” Beckham Putra menambahkan, “Terima kasih, Coach Bojan, atas kepercayaan, arahan, dan dukungan sejak hari pertama. Semoga sukses di perjalanan berikutnya.
Analisis Dampak Posisi Persib di Klasemen
Keterlambatan Persib dalam menanggapi performa Borneo FC menjadi sorotan analis. Statistik menunjukkan Borneo FC memiliki rata‑rata tembakan ke gawang 5,2 per pertandingan, sementara Persib berada di angka 3,8. Selisih gol bersih juga menjorok ke arah lawan, dengan Borneo mencatat +12 dibandingkan Persib yang hanya +5.
Jika dilihat dari segi efektivitas serangan, Borneo FC mengonversi 45% peluang menjadi gol, sementara Persib berada di 32%. Hal ini menandakan kebutuhan Persib untuk memperbaiki akurasi finishing serta meningkatkan kreativitas di lini tengah.
Harapan Kedepan
Bojan menutup wawancara dengan pesan motivasi bagi Persib dan para pendukungnya. “Saya percaya Persib akan menemukan jalannya kembali ke puncak. Kejuaraan tidak hanya tentang satu musim, melainkan tentang budaya kemenangan yang terus dibangun. Terus dukung tim, tetap percaya, dan mari bersama-sama menantang Borneo FC di sisa musim ini,” ujarnya.
Dengan perubahan struktural yang sedang berlangsung, termasuk penunjukan Igor Tolic sebagai asisten utama dan peran advisory Bojan, Persib berusaha menata kembali strategi ofensif dan defensifnya. Penggemar menantikan apakah kombinasi pengalaman lama dan energi baru dapat mengembalikan posisi Persib sebagai contender utama di Liga 1.




