BPBD Cianjur Lanjutkan Pendataan Banjir di Kabupaten
BPBD Cianjur Lanjutkan Pendataan Banjir di Kabupaten

BPBD Cianjur Lanjutkan Pendataan Banjir di Kabupaten

Frankenstein45.Com – 06 April 2026 | Badang Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, masih giat melakukan pendataan pasca bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah pada akhir pekan lalu. Upaya ini dilakukan untuk memperoleh data lengkap mengenai kerusakan, jumlah korban, serta kebutuhan bantuan yang masih belum teridentifikasi secara menyeluruh.

Tim pendataan yang dipimpin oleh Kepala BPBD Cianjur, Ir. Ahmad Sutrisno, menegaskan bahwa proses pencatatan belum selesai karena masih banyak daerah terpencil yang belum dapat dijangkau sepenuhnya. “Kami terus mengirimkan tim ke lapangan, terutama ke desa‑desa yang terisolir oleh aliran air, guna memastikan setiap keluarga yang terdampak tercatat,” ujar dia.

Berikut ini merupakan rangkuman data sementara yang telah dikumpulkan:

  • Jumlah wilayah terdampak: 12 desa di 5 kecamatan.
  • Keluarga terdampak: sekitar 4.800 KK.
  • Korban luka ringan: 127 orang.
  • Korban meninggal: 2 orang.
  • Kerusakan rumah: lebih dari 1.200 rumah rusak sebagian.
  • Infrastruktur jalan: 15,4 km jalan utama terputus atau tertutup lumpur.

BPBD Cianjur berkoordinasi erat dengan Pemerintah Kabupaten, Dinas Sosial, dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) setempat untuk menyalurkan bantuan darurat, termasuk paket sembako, bantuan medis, dan penyaluran air bersih. Selain itu, tim relawan lokal turut membantu proses verifikasi data serta distribusi bantuan.

Untuk mengoptimalkan proses pendataan, BPBD menggunakan aplikasi digital yang memungkinkan pencatatan real‑time melalui smartphone. Data yang masuk akan diverifikasi oleh pusat, kemudian dijadikan dasar dalam pembuatan rencana penanggulangan lanjutan.

Ir. Ahmad Sutrisno juga mengimbau masyarakat yang belum terdaftar untuk segera melapor ke kantor BPBD terdekat atau melalui nomor layanan darurat yang disediakan. “Partisipasi aktif warga sangat penting agar bantuan dapat tepat sasaran dan tidak ada yang tertinggal,” tegasnya.