Frankenstein45.Com – 22 Mei 2026 | Direktorat Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) mengungkap temuan mengkhawatirkan pada 22 merek Obat Bahan Alam (OBA) yang diproduksi dan dipasarkan di Indonesia. Dari total tersebut, 15 merek merupakan produk yang dipromosikan sebagai obat kuat atau peningkat stamina seksual.
Hasil pengujian laboratorium menunjukkan bahwa OBA‑OBA tersebut mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) yang seharusnya hanya tersedia dalam obat resep. BKO yang terdeteksi meliputi sildenafil, tadalafil, dan yohimbin, yang masing‑masing berpotensi menimbulkan efek samping serius bila tidak diawasi dokter.
Berikut rangkuman temuan BPOM:
| No | Merk Obat | Kategori | Bahan Kimia Terlarang |
|---|---|---|---|
| 1 | Vigora Max | Obat Kuat | Sildenafil |
| 2 | Herbal Power | Obat Kuat | Tadalafil |
| 3 | Natural Energy | Obat Kuat | Yohimbin |
| 4 | FitLife | Obat Kuat | Sildenafil |
| 5 | Herbalis Plus | Obat Kuat | Tadalafil |
| 6 | Vitalis | Obat Kuat | Sildenafil |
| 7 | BioBoost | Obat Kuat | Yohimbin |
| 8 | Energy Herbal | Obat Kuat | Sildenafil |
| 9 | StrongPlus | Obat Kuat | Tadalafil |
| 10 | Herb Power+ | Obat Kuat | Sildenafil |
| 11 | Fit Herbal | Obat Kuat | Yohimbin |
| 12 | Herbal Max | Obat Kuat | Tadalafil |
| 13 | Power Boost | Obat Kuat | Sildenafil |
| 14 | Natural Vital | Obat Kuat | Yohimbin |
| 15 | Health Plus | Obat Kuat | Tadalafil |
| 16 | Herbal Detox | Lainnya | Sildenafil |
| 17 | Immune Boost | Lainnya | Yohimbin |
| 18 | Green Energy | Lainnya | Tadalafil |
| 19 | Herbal Slim | Lainnya | Sildenafil |
| 20 | Nature Care | Lainnya | Yohimbin |
| 21 | Fit & Healthy | Lainnya | Tadalafil |
| 22 | Herbal Prime | Lainnya | Sildenafil |
BPOM menegaskan bahwa penambahan BKO dalam OBA melanggar Peraturan Menteri Kesehatan No. 31/2019 tentang Obat Tradisional. Penggunaan produk yang mengandung bahan kimia tersebut tanpa pengawasan medis dapat menimbulkan risiko hipertensi, aritmia jantung, gangguan penglihatan, dan reaksi alergi.
Langkah yang diambil oleh BPOM meliputi:
- Pencabutan izin edar bagi semua 22 merek yang teridentifikasi.
- Pemberitahuan kepada konsumen melalui media massa dan situs resmi BPOM.
- Pengawasan ketat terhadap distributor dan apotek yang masih menjual produk tersebut.
- Peningkatan inspeksi terhadap produksi OBA di pabrik-pabrik domestik.
Konsumen diimbau untuk memeriksa label produk secara cermat. Jika terdapat klaim “mengandung bahan alami” namun tidak mencantumkan bahan aktif secara jelas, sebaiknya hindari pembelian. Untuk masalah disfungsi seksual, disarankan berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat apa pun.
BPOM juga mengajak masyarakat untuk melaporkan produk yang mencurigakan melalui layanan pengaduan daring atau hotline resmi. Upaya kolaboratif antara regulator, pelaku industri, dan konsumen diharapkan dapat menurunkan peredaran OBA berbahaya dan melindungi kesehatan publik.




