Frankenstein45.Com – 16 April 2026 | Pusat Riset Teknologi dan Proses Pangan (PRTPP) di bawah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengumumkan temuan terbarunya bahwa mi lethek khas Yogyakarta berpotensi menjadi sumber karbohidrat sehat yang dapat dijadikan alternatif pangan utama.
Mi lethek merupakan produk olahan biji lethek (Lathyrus sativus) yang sudah lama dikenal sebagai makanan tradisional di wilayah Jogja. Penelitian BRIN mengidentifikasi nilai gizi tinggi pada mi lethek, termasuk kandungan protein, serat, serta vitamin dan mineral penting seperti zat besi dan magnesium.
Berikut beberapa keunggulan mi lethek yang diungkap oleh tim peneliti:
- Kandungan serat yang tinggi membantu mengontrol gula darah dan meningkatkan pencernaan.
- Protein nabati lengkap yang dapat melengkapi kebutuhan protein harian, terutama bagi vegetarian.
- Rendah indeks glikemik, menjadikannya pilihan tepat bagi penderita diabetes.
- Proses produksi yang ramah lingkungan karena lethek dapat tumbuh pada lahan marginal dengan sedikit pupuk.
Peneliti juga menekankan bahwa mi lethek memiliki daya simpan yang baik dan dapat diproses menjadi berbagai varian makanan, mulai dari mie instant hingga snack kering, sehingga fleksibel dalam memenuhi selera konsumen.
Untuk mendukung adopsi mi lethek secara luas, BRIN berencana menggalang kerja sama dengan pelaku industri makanan, akademisi, dan pemerintah daerah. Langkah selanjutnya meliputi uji skala industri, sertifikasi keamanan pangan, serta kampanye edukasi kepada masyarakat tentang manfaat nutrisi mi lethek.
Jika implementasinya berhasil, mi lethek berpotensi mengurangi ketergantungan pada sumber karbohidrat konvensional seperti beras dan gandum, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi petani lethek di Yogyakarta dan sekitarnya.




