Bukalapak Catat Pendapatan Rp 2,37 Triliun di Kuartal I-2026, Tumbuh 63 Persen
Bukalapak Catat Pendapatan Rp 2,37 Triliun di Kuartal I-2026, Tumbuh 63 Persen

Bukalapak Catat Pendapatan Rp 2,37 Triliun di Kuartal I-2026, Tumbuh 63 Persen

Frankenstein45.Com – 01 Mei 2026 | Bukalapak mencatat pendapatan sebesar Rp 2,37 triliun pada kuartal I tahun 2026, menunjukkan peningkatan 63 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pencapaian ini menandakan percepatan pertumbuhan platform e‑commerce nasional setelah mengalami tantangan pasar selama beberapa kuartal terakhir.

Faktor utama pendorong pertumbuhan

  • Segmen gaming: Layanan game yang terintegrasi dalam aplikasi Bukalapak berhasil menarik lebih banyak pengguna, meningkatkan transaksi dalam kategori hiburan digital.
  • Mitra Bukalapak: Program kemitraan dengan penjual kecil dan menengah memperluas jaringan produk, menghasilkan volume penjualan yang lebih tinggi.
  • Inovasi fitur pembayaran: Peningkatan layanan pembayaran digital mempercepat konversi pembeli menjadi penjual.

Data kuartal I 2026

Keterangan Nilai
Pendapatan Rp 2,37 triliun
Pertumbuhan YoY 63 %
Segmen gaming Kontribusi sekitar 18 %
Mitra Bukalapak Kontribusi sekitar 42 %

Dengan kontribusi signifikan dari segmen gaming dan jaringan mitra, Bukalapak berhasil meningkatkan rata‑rata nilai transaksi per pengguna (ARPU) dan memperluas basis pelanggan aktif. Strategi diversifikasi layanan, termasuk penawaran produk digital dan logistik yang lebih efisien, menjadi kunci utama dalam mengatasi persaingan ketat dengan platform e‑commerce lainnya.

Ke depan, perusahaan menargetkan pertumbuhan pendapatan tahunan di atas 50 persen dengan fokus pada pengembangan ekosistem digital, peningkatan layanan keuangan, serta ekspansi ke kota‑kota tier‑2 dan tier‑3. Jika tren ini berlanjut, Bukalapak diproyeksikan dapat melampaui Rp 10 triliun dalam total pendapatan tahunan pada akhir 2026.