Bupati Bulungan: PP Tunas Lindungi Anak di Ruang Digital
Bupati Bulungan: PP Tunas Lindungi Anak di Ruang Digital

Bupati Bulungan: PP Tunas Lindungi Anak di Ruang Digital

Frankenstein45.Com – 01 April 2026 | Pemerintah Kabupaten Bulungan menyambut baik penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 yang mengatur perlindungan anak di ruang digital. Bupati Bulungan menegaskan pentingnya regulasi ini untuk menciptakan lingkungan online yang aman bagi generasi muda, sekaligus mengurangi risiko paparan konten berbahaya.

PP No. 17/2025 menitikberatkan pada empat pilar utama: edukasi digital, pengawasan konten, tanggung jawab penyedia layanan, dan partisipasi orang tua. Berikut rangkuman langkah‑langkah yang diamanatkan oleh peraturan tersebut:

  • Edukasi digital: Sekolah dan lembaga pendidikan wajib menyisipkan materi literasi digital dalam kurikulum, meliputi cara mengidentifikasi hoaks, menjaga privasi, serta etika berkomunikasi di media sosial.
  • Pengawasan konten: Platform digital harus menerapkan sistem penyaringan otomatis untuk memblokir konten yang mengandung kekerasan, pornografi, atau penyebaran narkoba, serta menyediakan mekanisme pelaporan yang mudah diakses.
  • Tanggung jawab penyedia layanan: Penyedia aplikasi, game, dan layanan streaming diwajibkan melaporkan aktivitas yang melanggar ketentuan perlindungan anak kepada otoritas setempat dalam jangka waktu 24 jam.
  • Peran orang tua: Orang tua dianjurkan menggunakan fitur kontrol orang tua yang disediakan oleh perangkat dan aplikasi, serta aktif memantau jejak digital anak secara berkala.

Dalam sambutannya, Bupati Bulungan menambahkan bahwa pemerintah daerah akan berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika serta lembaga non‑pemerintah untuk mengoptimalkan implementasi regulasi ini. Program sosialisasi akan dilaksanakan di sekolah-sekolah, puskesmas, serta melalui media lokal guna meningkatkan kesadaran masyarakat.

Selain itu, Kabupaten Bulungan berencana membentuk tim khusus yang bertugas memantau pelaksanaan PP Tunas, melakukan evaluasi berkala, serta memberikan rekomendasi perbaikan kepada pihak terkait. Tim ini akan berfungsi sebagai penghubung antara pemerintah, penyedia layanan digital, dan komunitas orang tua.

Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan anak‑anak di Bulungan dapat menikmati manfaat teknologi tanpa harus terpapar ancaman yang merugikan. Bupati menutup dengan harapan bahwa sinergi semua pihak akan menjadikan ruang digital sebagai wahana pembelajaran yang aman dan produktif.