Frankenstein45.Com – 16 Juni 2026 | Gubernur Sulawesi Tengah bersama Bupati Sigi, Moh Rizal Intjenae, menyampaikan bahwa beberapa ruas jalan di Kabupaten Sigi tertutup rapat akibat longsor yang dipicu gempa bumi pada hari Rabu (16/06/2026). Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), gempa magnitude 5,2 mengguncang wilayah tersebut sekitar pukul 09.30 WIB, menyebabkan tanah di lereng-lereng jalan utama terlepas dan menutupi jalur transportasi.
Tim tanggap darurat yang dipimpin oleh Bupati Sigi langsung melakukan survei lokasi. Mereka menemukan bahwa longsor menutupi sebagian jalan Kabupaten Sigi – Poso dan jalan menuju Desa Lempur. Material longsor berupa batuan besar, tanah liat, dan puing‑puing bangunan menghalangi akses kendaraan darurat.
Berikut langkah‑langkah yang telah diambil oleh pihak berwenang:
- Evakuasi warga terdampak ke posko sementara di sekitar kawasan yang terjangkit.
- Pembongkar material longsor menggunakan alat berat yang dikerahkan dari Dinas Pekerjaan Umum.
- Pengawasan ketat terhadap kondisi tanah di daerah rawan longsor selama 48 jam ke depan.
- Pemasangan pagar pengaman dan penanaman pohon penahan erosi di sepanjang lereng berpotensi.
- Penyediaan jalur alternatif sementara untuk memastikan kelancaran distribusi bantuan.
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido, menambahkan bahwa pemerintah provinsi siap menyalurkan bantuan logistik, termasuk makanan, air bersih, dan peralatan medis kepada warga yang terkena dampak. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan aparat keamanan untuk mempercepat proses pemulihan.
Selain upaya fisik, pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tidak menyeberang atau melintasi area yang masih berisiko, serta melaporkan setiap pergerakan tanah yang mencurigakan kepada petugas setempat. Diharapkan dengan tindakan preventif dan penanganan cepat, dampak longsor dapat diminimalisir dan akses jalan dapat kembali normal dalam beberapa hari ke depan.




