Butuh Lahan 1.000 m² Jadi Hambatan Pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih
Butuh Lahan 1.000 m² Jadi Hambatan Pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih

Butuh Lahan 1.000 m² Jadi Hambatan Pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih

Frankenstein45.Com – 24 Mei 2026 | Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Tengah, Eddy Sulistiyo Bramianto, mengungkapkan bahwa pembangunan gedung pusat bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) terhambat karena belum tersedia lahan seluas 1.000 meter persegi. Saat ini terdapat 6.271 unit KDKMP yang telah beroperasi di seluruh Jawa Tengah, namun kebanyakan masih mengandalkan ruang sewa atau bangunan tidak memadai.

Permasalahan utama meliputi:

  • Kurangnya lahan strategis yang dapat dijadikan lokasi sentral bagi semua koperasi desa.
  • Proses perizinan yang memakan waktu, terutama dalam penetapan zona dan alokasi lahan publik.
  • Keterbatasan anggaran daerah untuk pembelian atau penyediaan lahan seluas yang dibutuhkan.

Untuk mengatasi hambatan tersebut, Dinas Koperasi dan UMKM menyiapkan beberapa langkah strategis, antara lain:

  1. Melakukan inventarisasi lahan potensial yang dimiliki pemerintah daerah maupun swasta yang bersedia bekerja sama.
  2. Mengajukan pendanaan tambahan melalui program bantuan pusat dan sponsor swasta.
  3. Mengoptimalkan penggunaan lahan yang ada dengan desain bangunan bertingkat dan multifungsi.

Berikut ini ringkasan data KDKMP per wilayah:

Wilayah Jumlah KDKMP
Semarang 842
Surakarta 735
Yogyakarta 610
Wonosobo 420
Seluruh Jawa Tengah 6.271

Jika lahan seluas 1.000 m² dapat dipenuhi, diharapkan gedung pusat KDKMP akan menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi desa, memperkuat jaringan koperasi, serta meningkatkan akses layanan bagi anggota koperasi di seluruh provinsi.