Frankenstein45.Com – 29 Juni 2026 | Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara, Rima Lolong, mengumumkan bahwa tingkat partisipasi program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di provinsi tersebut telah mencapai 99,1 persen dari total penduduk. Pencapaian ini menandai hampir seluruh warga Sulawesi Utara telah terdaftar dalam program jaminan kesehatan pemerintah.
Berita baik ini sekaligus membawa penghargaan Universal Health Coverage (UHC) 2026 yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan kepada provinsi sebagai pengakuan atas upaya konsisten dalam memperluas jangkauan layanan kesehatan dasar.
| Tahun | Cakupan JKN (%) |
|---|---|
| 2022 | 95,3 |
| 2023 | 97,0 |
| 2024 | 98,4 |
| 2025 | 99,1 |
Beberapa faktor utama yang berkontribusi pada keberhasilan ini antara lain:
- Peningkatan sosialisasi program JKN melalui media lokal dan pertemuan komunitas.
- Kerjasama intensif antara puskesmas, rumah sakit, dan dinas kesehatan daerah.
- Penerapan sistem registrasi digital yang mempermudah proses pendaftaran dan verifikasi.
- Dukungan finansial tambahan dari pemerintah pusat untuk subsidi premi bagi kelompok rentan.
Rima Lolong menekankan bahwa meski capaian sudah sangat tinggi, pemerintah provinsi tetap berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan, mempercepat penanganan kasus kronis, dan memastikan kepatuhan prosedur medis standar di seluruh fasilitas kesehatan.
Penghargaan UHC 2026 diharapkan menjadi motivasi bagi provinsi lain untuk meneladani strategi Sulawesi Utara dalam upaya mencapai tujuan kesehatan universal di seluruh Indonesia.




