Frankenstein45.Com – 06 Mei 2026 | PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk mengumumkan kebijakan pembagian dividen tunai sebesar Rp 1,51 triliun untuk tahun 2025, setara dengan 20% dari laba bersih perusahaan. Kebijakan ini menjadi bagian dari program “Moncer” yang dirancang untuk meningkatkan kinerja keuangan serta nilai pemegang saham.
Dividen tersebut akan dibayarkan kepada seluruh pemegang saham terdaftar sesuai dengan perhitungan yang berlaku. Dengan rasio pembayaran sebesar 20%, laba bersih BSI diperkirakan mencapai sekitar Rp 7,55 triliun pada tahun 2025.
| Item | Nilai |
|---|---|
| Laba Bersih (perkiraan) | Rp 7,55 triliun |
| Dividen Tunai | Rp 1,51 triliun |
| Rasio Pembayaran | 20% |
Beberapa implikasi penting dari kebijakan ini antara lain:
- Peningkatan daya tarik saham BSI di pasar modal, terutama bagi investor yang mengutamakan pendapatan dividen.
- Penguatan kepercayaan pemegang saham terhadap strategi pertumbuhan jangka panjang yang diusung oleh program Moncer.
- Potensi peningkatan likuiditas saham BSI setelah pencairan dividen tunai.
Program Moncer sendiri mencakup serangkaian inisiatif, termasuk digitalisasi layanan, perluasan jaringan cabang syariah, serta pengembangan produk perbankan yang sesuai dengan prinsip syariah. Diharapkan, langkah‑langkah ini akan mendukung pertumbuhan aset dan profitabilitas BSI secara berkelanjutan.
Para analis pasar memperkirakan bahwa kebijakan dividen yang konsisten dapat menjadi sinyal positif bagi stabilitas keuangan bank, sekaligus memberikan dukungan bagi agenda ekonomi nasional melalui peningkatan partisipasi perbankan syariah.




