Frankenstein45.Com – 22 Juni 2026 | Pada 17 Juni 2026, sebuah postingan di Facebook yang mengatasnamakan Menteri Investasi, Bahlil, menyebutkan bahwa harga bahan bakar premium Pertamax akan turun menjadi Rp10.500 per liter mulai 18 Juni. Klaim tersebut segera menjadi perbincangan luas di media sosial.
Namun, setelah ditelusuri oleh tim verifikasi, tidak ditemukan bukti resmi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ataupun lembaga terkait yang mengkonfirmasi penurunan harga tersebut. Pada tanggal yang sama, situs resmi Pertamina masih menampilkan harga Pertamax sebesar Rp14.000 per liter, yang merupakan harga yang berlaku sejak awal bulan.
Berikut rangkuman temuan faktual:
- Postingan Facebook muncul pada 17 Juni 2026, satu hari sebelum tanggal yang diklaim.
- Pengumuman resmi mengenai penyesuaian harga BBM biasanya disampaikan melalui siaran pers kementerian atau portal resmi Pertamina.
- Sampai batas waktu penulisan (19 Juni 2026), tidak ada rilis resmi yang menyatakan harga baru Rp10.500.
Untuk memberikan gambaran perbandingan, tabel di bawah ini menampilkan harga Pertamax sebelum dan sesudah tanggal yang dipersengketakan menurut sumber resmi:
| Tanggal | Harga Resmi (Rp/liter) |
|---|---|
| 1‑30 Juni 2026 | 14.000 |
| 18 Juni 2026 (klaim) | 10.500 (tidak terverifikasi) |
Hingga saat ini, Kementerian ESDM belum mengeluarkan keputusan penurunan harga Pertamax sebesar Rp3.500. Oleh karena itu, klaim tersebut dinyatakan tidak terbukti dan berpotensi menimbulkan kebingungan di antara konsumen.
Pembaca diimbau untuk selalu memeriksa sumber resmi sebelum mempercayai informasi harga BBM yang beredar di media sosial.




