Cek Lokasi IFC, Airlangga Siapkan KEK Kura-Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Cek Lokasi IFC, Airlangga Siapkan KEK Kura-Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global

Cek Lokasi IFC, Airlangga Siapkan KEK Kura-Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global

Frankenstein45.Com – 02 Mei 2026 | Gubernur Bali, I Made Airlangga, mengumumkan rencana ambisius untuk menjadikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura sebagai pusat keuangan internasional Indonesia. Inisiatif ini bertujuan mengintegrasikan fasilitas keuangan kelas dunia, menarik investasi asing, dan memperkuat posisi Bali sebagai destinasi ekonomi strategis.

Lokasi KEK Kura‑Kura dipilih karena kedekatannya dengan Pelabuhan Internasional International Finance Centre (IFC) yang baru dibangun di Pulau Kura‑Kura. Pemerintah daerah melakukan survei lapangan bersama tim ahli untuk memastikan kelayakan infrastruktur, akses transportasi, serta kesiapan sumber daya manusia.

Beberapa langkah utama yang sedang dilaksanakan meliputi:

  • Pembangunan gedung perkantoran bersertifikasi hijau dengan standar bangunan internasional.
  • Penyediaan zona bebas pajak untuk perusahaan fintech, perbankan, dan layanan keuangan lainnya.
  • Pengembangan jaringan telekomunikasi 5G dan pusat data berkecepatan tinggi.
  • Peningkatan konektivitas laut dan udara melalui penambahan jalur penerbangan dan pelabuhan cepat.
  • Pelatihan tenaga kerja lokal dengan program sertifikasi keuangan internasional.

Jika berhasil, KEK Kura‑Kura diharapkan dapat menyerap lebih dari 10.000 tenaga kerja dalam lima tahun pertama dan menghasilkan investasi langsung asing (FDI) senilai US$5 miliar. Pemerintah menargetkan pembukaan resmi pada kuartal ketiga 2027, setelah semua izin lingkungan dan perizinan usaha selesai.

Investor yang tertarik dapat memanfaatkan insentif berikut:

  1. Pembebasan bea masuk selama lima tahun pertama.
  2. Pengecualian pajak penghasilan korporasi selama tiga tahun.
  3. Kemudahan proses perizinan melalui satu pintu (single‑window).

Pengembangan KEK Kura‑Kura juga diharapkan memberi dampak positif bagi sektor pariwisata Bali, karena peningkatan aktivitas bisnis akan memperluas basis pengunjung bisnis dan memperkuat ekosistem layanan pendukung seperti perhotelan, kuliner, dan transportasi.

Secara keseluruhan, proyek ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dan pusat untuk memperluas jaringan keuangan Asia Tenggara, sekaligus menyiapkan Bali sebagai titik hub keuangan yang kompetitif di tingkat global.