Frankenstein45.Com – 05 Juni 2026 | Chery Group resmi menolak semua tuduhan yang beredar di dunia maya mengenai konflik fisik antara eksekutif perusahaan dengan salah satu dealer resmi. Dalam pernyataan tertulis yang dikeluarkan pada hari Senin, pihak manajemen menegaskan bahwa tidak ada insiden pertengkaran atau tindakan agresif yang melibatkan staf senior mereka.
Rumor tersebut pertama kali muncul di beberapa forum otomotif dan akun media sosial, menyebutkan bahwa seorang eksekutif Chery terlibat perkelahian dengan manajer dealer di sebuah showroom. Klaim itu kemudian menyebar luas, menimbulkan kekhawatiran di kalangan konsumen dan mitra bisnis.
Pernyataan resmi Chery menekankan bahwa semua pihak yang terlibat dalam distribusi dan penjualan produk perusahaan mematuhi standar profesionalisme yang tinggi. “Kami menolak keras segala fitnah yang dapat merusak reputasi perusahaan serta hubungan baik dengan jaringan dealer kami,” kata juru bicara Chery Group.
Selain membantah, Chery juga mengumumkan langkah hukum terhadap pihak-pihak yang menyebarkan informasi tidak benar. Tim hukum perusahaan telah menyiapkan dokumen gugatan untuk menuntut ganti rugi atas pencemaran nama baik dan potensi kerugian bisnis yang timbul akibat penyebaran rumor tersebut.
- Langkah hukum akan diajukan ke pengadilan negeri setempat.
- Chery menuntut klarifikasi publik dari sumber rumor.
- Pihak yang terbukti menyebarkan informasi palsu dapat dikenai sanksi pidana dan perdata.
Pengamat industri menilai bahwa kasus ini mencerminkan pentingnya verifikasi informasi sebelum dibagikan secara luas. Mereka menambahkan bahwa media sosial memang mempermudah penyebaran berita, namun juga meningkatkan tanggung jawab setiap pengguna untuk memastikan kebenaran fakta.
Sejak berdiri pada tahun 1997, Chery telah menjadi salah satu produsen mobil asal Tiongkok dengan jaringan distribusi yang meluas ke lebih dari 80 negara, termasuk Indonesia. Di tanah air, brand ini dikenal lewat model-model seperti Tiggo dan Arrizo, yang telah memperoleh respon positif dari konsumen.
Dengan menegaskan posisi hukum dan membantah rumor, Chery berharap dapat mengembalikan kepercayaan publik serta menjaga citra positif perusahaan di pasar otomotif Indonesia.




