SAR Terapkan Metode Slope Rescue untuk Evakuasi Pendaki Gunung Semeru
SAR Terapkan Metode Slope Rescue untuk Evakuasi Pendaki Gunung Semeru

SAR Terapkan Metode Slope Rescue untuk Evakuasi Pendaki Gunung Semeru

Frankenstein45.Com – 05 Juni 2026 | Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan melaksanakan operasi evakuasi pendaki yang terjebak di lereng Gunung Semeru dengan menggunakan teknik slope rescue. Operasi ini dimulai pada pagi hari tanggal 4 Juni 2024 setelah laporan tentang pendaki yang terdampar akibat cuaca buruk diterima dari pos penjaga.

Metode slope rescue melibatkan penempatan tali pengaman, sistem pulleys, dan penggunaan harness khusus untuk menurunkan atau mengangkat korban secara aman di medan yang curam. Berikut tahapan utama yang dilakukan tim SAR:

  1. Penilaian lokasi dan kondisi medan menggunakan drone dan tim observasi lapangan.
  2. Pemasangan anchor point pada batu besar atau pohon kuat di sekitar area evakuasi.
  3. Penggunaan tali utama dan pulleys untuk membuat jalur penurunan yang stabil.
  4. Pengikatan korban dengan harness, kemudian diturunkan secara perlahan ke titik aman di bawah.
  5. Setelah korban mencapai area aman, tim medis memberikan pertolongan pertama sebelum dipindahkan ke pos medis terdekat.

Koordinasi antara SAR TNI, SAR Polri, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta tim relawan lokal menjadi kunci keberhasilan operasi. Dalam pernyataan resmi, Komandan SAR TNI, Letnan Kolonel Andi Setiawan, menekankan pentingnya kesiapsiagaan tim dalam menghadapi situasi darurat di gunung berapi aktif seperti Semeru.

Hingga saat ini, seluruh pendaki yang terlibat telah berhasil dievakuasi tanpa luka serius. Pihak berwenang menghimbau kepada para pendaki untuk selalu memantau kondisi cuaca dan mengikuti arahan resmi sebelum melakukan pendakian.