Frankenstein45.Com – 04 Juli 2026 |
Kementerian Luar Negeri China menekankan bahwa tujuan Undang-Undang Persatuan dan Kemajuan Etnis yang baru diterapkan adalah untuk meningkatkan integrasi nasional dan menghilangkan ketimpangan ekonomi. Mereka menolak klaim bahwa UU tersebut mengancam hak asasi manusia dan kebebasan berbicara. China berharap AS dan UE dapat memahami kebijakan baru ini dan tidak menilai hal itu secara berlebihan. Pemerintah China akan terus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam implementasi UU ini.
Baca juga:
Baca juga:




