Frankenstein45.Com – 26 April 2026 | Para ilmuwan di China telah berhasil menciptakan sebuah lapisan nano berbasis emulsi komposit nanosilika yang dapat melindungi fosil telur dinosaurus dari kerusakan lebih lanjut.
Teknologi Nano yang Diterapkan
Lapisan tersebut menggabungkan partikel silika berukuran nanometer dengan bahan pengikat yang membentuk film tipis namun kuat. Film ini mampu menutup pori‑pori mikro pada permukaan fosil, mencegah infiltrasi air, oksigen, dan mikroorganisme yang dapat mempercepat degradasi.
Proses Pengujian dan Hasil
Tim peneliti melakukan serangkaian uji laboratorium pada fosil telur dinosaurus yang telah berusia jutaan tahun. Setelah pelapisan, fosil menunjukkan penurunan signifikan dalam kehilangan massa dan perubahan warna selama periode pengamatan tiga bulan.
- Pengurangan infiltrasi air hingga 92%
- Peningkatan stabilitas struktural sebesar 45%
- Retensi warna asli fosil meningkat 30%
Implikasi bagi Pelestarian Paleontologi
Dengan teknologi ini, museum dan institusi penelitian di seluruh dunia dapat memperpanjang umur fosil berharga tanpa harus melakukan restorasi invasif. Metode lapisan nano juga dapat diadaptasi untuk melindungi artefak arkeologi lainnya yang rentan terhadap kerusakan lingkungan.
Para peneliti berencana untuk memperluas aplikasi lapisan nano ini ke jenis fosil lain serta melakukan kolaborasi internasional guna standarisasi prosedur pelindungan.




