Frankenstein45.Com – 14 Mei 2026 | Grup energi Danantara menegaskan komitmennya untuk menyiapkan anak perusahaan Denera melaksanakan penawaran umum saham perdana (IPO) pada tahun 2028. Persiapan tersebut didorong oleh pengelolaan proyek waste‑to‑energy (WTE) berskala besar yang diperkirakan bernilai sekitar Rp 90 triliun.
Proyek WTE ini bertujuan mengubah limbah padat menjadi listrik dan panas melalui teknologi pembakaran serta gasifikasi modern. Dengan kapasitas yang direncanakan mencapai puluhan megawatt, proyek tersebut diharapkan dapat menyuplai energi bersih bagi wilayah industri sekaligus mengurangi beban penumpukan sampah di kota‑kota besar.
Berikut beberapa poin kunci yang menjadi landasan strategi Denera menjelang IPO:
- Investasi besar: Total dana yang dialokasikan untuk proyek WTE diperkirakan mencapai Rp 90 triliun, melibatkan dana ekuitas dan pembiayaan hutang dari institusi keuangan domestik dan asing.
- Target IPO: Penawaran saham publik direncanakan pada akhir 2028, memberikan peluang bagi investor institusi dan ritel untuk berpartisipasi dalam pertumbuhan sektor energi terbarukan.
- Sinergi grup: Danantara menyediakan dukungan teknis, manajemen risiko, serta jaringan pemasaran yang luas, memperkuat posisi Denera sebagai pemain utama dalam industri waste‑to‑energy.
- Manfaat lingkungan: Proyek ini diharapkan dapat mengurangi emisi CO₂ sebesar jutaan ton per tahun dan meningkatkan tingkat daur ulang sampah kota.
Data perkiraan keuangan dan jadwal pelaksanaan proyek dapat dilihat pada tabel berikut:
| Komponen | Estimasi |
|---|---|
| Nilai proyek WTE | Rp 90 triliun |
| Kapasilitas pembangkit | 30–50 MW (fase awal) |
| Jadwal operasional | 2025–2027 (fase konstruksi) |
| Target IPO | Tahun 2028 |
Para analisanya menilai bahwa langkah Denera untuk masuk pasar modal pada 2028 dapat meningkatkan transparansi keuangan serta membuka akses pendanaan yang lebih luas. Dengan dukungan Danantara, Denera diperkirakan dapat mengeksekusi proyek WTE secara tepat waktu, sekaligus mengukir posisi kompetitif dalam rangka transisi energi Indonesia menuju sumber yang lebih bersih dan berkelanjutan.




