Frankenstein45.Com – 10 Mei 2026 | Komandan Distrik Militer (Dandim) 1501/Ternate memutuskan untuk membubarkan acara nonton bareng (nobar) film berjudul “Pesta Babi” yang sempat dijadwalkan di wilayah Ternate. Keputusan ini diambil setelah adanya kekhawatiran bahwa film tersebut dapat memicu kontroversi berkaitan dengan isu SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan) di masyarakat setempat.
Beberapa langkah yang diambil oleh Kodim antara lain:
- Mengidentifikasi potensi provokasi yang dapat timbul dari tema film.
- Berkoordinasi dengan aparat keamanan lokal untuk memperkuat pengawasan di area publik.
- Mengadakan dialog dengan tokoh agama dan pemuka masyarakat mengenai sensitivitas konten film.
- Menginformasikan kepada penyelenggara acara tentang keputusan pembubaran dan memberikan alternatif kegiatan yang tidak menimbulkan risiko.
Reaksi publik beragam; sebagian mengapresiasi tindakan preventif Dandim, sementara yang lain menilai keputusan tersebut sebagai pembatasan kebebasan bersosialisasi. Namun, pihak militer menegaskan bahwa prioritas utama tetap pada keamanan dan keharmonisan sosial di Ternate.
Keputusan ini juga menjadi peringatan bagi penyelenggara acara di wilayah lain untuk lebih memperhatikan sensitivitas budaya dan potensi konflik SARA sebelum memutuskan tema atau konten hiburan publik.







