Frankenstein45.Com – 25 April 2026 | Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) Wihaji menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencapai target tiga miliar porsi secara tepat sasaran. Program ini dijalankan sejak awal tahun 2024 dengan melibatkan Sekolah Penggerak Pangan (SPPG), balai kesehatan, serta jaringan keluarga penerima manfaat.
- Koordinasi dengan SPPG: Sekolah menjadi pusat distribusi makanan bergizi, sekaligus tempat edukasi gizi bagi siswa dan orang tua.
- Pemberdayaan Keluarga: Keluarga penerima manfaat diberikan paket makanan serta pelatihan memasak sehat.
- Monitoring dan Evaluasi: Tim BKKBN melakukan survei bulanan dan menggunakan aplikasi digital untuk melacak realisasi porsi.
Berikut perkiraan alokasi MBG per wilayah pada kuartal pertama 2025:
| Wilayah | Porsi Target | Porsi Terserap |
|---|---|---|
| Jawa Barat | 450.000.000 | 430.000.000 |
| Jawa Tengah | 320.000.000 | 310.000.000 |
| Sumatera Utara | 180.000.000 | 175.000.000 |
| Kalimantan Timur | 120.000.000 | 115.000.000 |
Wihaji menambahkan bahwa penyesuaian strategi akan terus dilakukan berdasarkan data real-time, sehingga program dapat menghindari penyimpangan dan memastikan manfaat sampai ke tangan yang paling membutuhkan. Diharapkan, dengan sinergi antara SPPG, balai kesehatan, dan keluarga, target tiga miliar porsi MBG dapat tercapai tepat waktu dan memberikan dampak positif pada status gizi nasional.




