Depay Kembali di Corinthians: Drama di Libertadores, Kontroversi Kontrak, dan Panggilan ke Piala Dunia
Depay Kembali di Corinthians: Drama di Libertadores, Kontroversi Kontrak, dan Panggilan ke Piala Dunia

Depay Kembali di Corinthians: Drama di Libertadores, Kontroversi Kontrak, dan Panggilan ke Piala Dunia

Frankenstein45.Com – 28 Mei 2026 | Memphis Depay kembali menduduki posisi starter bersama Corinthians pada laga melawan Club Atlético Platense dalam ajang Copa Libertadores. Meskipun ia bermain hanya selama satu babak sebelum digantikan oleh Zakaria Labyad pada jeda, penampilan singkat itu menjadi sorotan karena menandai kembalinya sang penyerang Belanda setelah absen lebih dari dua bulan.

Kekalahan 0-2 dan Kesalahan Kiper Hugo Souza

Corinthians harus menelan kekalahan 0-2 di Neo Química Arena. Dua gol Platense, keduanya dicetak oleh Franco Zapiola, muncul berkat kesalahan kiper asal Brasil, Hugo Souza. Pada menit ke-20, Souza keluar dari garis terlalu cepat saat tendangan sudut, bola meluncur ke arah tangan Rodrigo Garro dan menghasilkan penalti yang langsung dieksekusi Zapiola. Pada babak kedua, Souza salah mengoper bola dari belakang, memberi ruang bagi Zapiola untuk melakukan chip ke gawang, menambah angka menjadi 2-0.

Walaupun hasilnya mengecewakan, Corinthians tetap memuncaki Grup E dengan 11 poin, memastikan tiket ke babak 16 besar Libertadores. Tim akan menjadwalkan pertandingan melawan Grêmio pada Sabtu mendatang, namun Depay tidak akan turut serta karena akan segera bergabung dengan timnas Belanda untuk pemusatan latihan menjelang Piala Dunia.

Depay Bicara Tentang Masa Depannya di Corinthians

Setelah pertandingan, Depay memberikan pernyataan di zona campur tangan. Ia menegaskan cintanya pada Corinthians dan keinginannya untuk tetap bertahan di klub, meski mengakui bahwa proses tersebut tidak mudah. “Saya sudah banyak berbicara dan bertindak. Semua orang tahu apa yang saya inginkan. Saya mencintai Corinthians dan ingin tetap di sini, tetapi itu tidak mudah,” ujar Depay.

Depay menambahkan bahwa dua tahun terakhirnya di Brasil terasa singkat, namun banyak peristiwa yang mengubah tujuan awalnya. Ia menekankan bahwa klub harus menampilkan ambisi yang lebih tinggi, mengingat besarnya ekspektasi pendukung. Kontrak Depay dengan Corinthians akan berakhir pada 31 Juli, dan terdapat optimisme di antara media Brasil bahwa perpanjangan kontrak dapat terwujud sebelum batas waktu.

Panggilan ke Timnas Belanda dan Persiapan Piala Dunia

Di luar kompetisi klub, Depay telah dipanggil ke skuad Belanda untuk Piala Dunia 2026. Ronald Koeman memasukkan Depay ke dalam daftar 26 pemain meskipun pemain berusia 32 tahun tersebut masih mengalami masalah cedera pada paha dan betis. Selama dua bulan terakhir, Depay hanya mencatat dua penampilan sebagai pengganti di Corinthians, yang menimbulkan keraguan mengenai kebugarannya.

Timnas Belanda akan melaksanakan pemusatan latihan, diikuti oleh dua laga persahabatan melawan Aljazair pada 3 Juni dan Uzbekistan pada 8 Juni. Depay akan bergabung dengan rekan-rekannya di Zeist, bersama pemain lain seperti Justin Kluivert, Noa Lang, dan Jurrien Timber, dalam rangka menyempurnakan persiapan menjelang turnamen terbesar dunia.</n

Penampilan Depay yang terbatas di Brasil menjadi sorotan, namun kehadirannya di skuad nasional tetap dipertahankan berkat peran pentingnya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Timnas Belanda. Sejumlah analis menilai bahwa kontribusi Depay di panggung internasional tetap berharga, meski ia harus menyesuaikan diri kembali setelah masa cedera.

Implikasi Bagi Corinthians

Kekalahan terhadap Platense sekaligus kesalahan Hugo Souza menimbulkan pertanyaan tentang stabilitas pertahanan Corinthians. Pelatih tim, yang belum disebutkan dalam laporan, diperkirakan akan meninjau kembali strategi lini belakang dan menyiapkan alternatif kiper untuk pertandingan mendatang. Di sisi lain, kehadiran Depay sebagai penyerang utama tetap menjadi aset penting, terutama dalam menghadapi tim-tim kuat di fase knockout Libertadores.

Jika kontrak Depay tidak diperpanjang, klub harus bersiap mencari pengganti yang dapat mengisi peran penyerang sayap kiri sekaligus memberi kontribusi gol. Namun, jika perpanjangan terjadi, Corinthians dapat mengandalkan pengalaman dan kualitas Depay untuk meningkatkan performa di kompetisi domestik dan internasional.

Secara keseluruhan, situasi Corinthians saat ini berada pada persimpangan penting: menatap peluang melaju ke perempat final Libertadores, memperbaiki pertahanan yang rapuh, dan menegosiasikan masa depan salah satu bintang asingnya. Bagi Depay, tantangan berikutnya adalah membuktikan kebugarannya di panggung dunia sekaligus memastikan posisinya tetap kuat di klub yang kini menjadi rumah barunya di Brasil.