Dewa United Menghajar PSBS Biak 5-0, Alex Martins Cetak Hattrick, Posisi Liga Semakin Bergolak
Dewa United Menghajar PSBS Biak 5-0, Alex Martins Cetak Hattrick, Posisi Liga Semakin Bergolak

Dewa United Menghajar PSBS Biak 5-0, Alex Martins Cetak Hattrick, Posisi Liga Semakin Bergolak

Frankenstein45.Com – 09 Mei 2026 | Stadion Sultan Agung, Bantul menjadi arena dramatis pada Jumat malam, 8 Mei 2026, ketika Dewa United menorehkan kemenangan telak 5-0 atas PSPS Biak dalam pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026. Kemenangan ini tidak hanya mengukuhkan posisi Dewa United di papan atas klasemen sementara, tetapi juga menambah tekanan pada PSBS Biak yang kini terpuruk di dasar tabel.

Garis Besar Pertandingan

Sejak menit pertama, Dewa United menunjukkan intensitas menyerang yang tinggi. Gol pembuka datang cepat pada menit ke‑4 melalui serangan terorganisir yang dimediasi umpan tepat dari Alexis Messidoro kepada penyerang asal Brasil, Alex Martins. Gol ini membuka keunggulan pertama Dewa United dan menandai awal dominasi tim tamu.

Pada babak pertama, PSBS Biak berusaha mengatasi tekanan dengan menyerang melalui sayap, namun kesulitan mengatasi pertahanan yang disiplin. Pertandingan berakhir 1‑0 untuk Dewa United pada jeda istirahat.

Babak kedua dimulai dengan tempo yang sama. Pada menit ke‑51, pemain asal Jepang, Taisei Marukawa, memanfaatkan rebound setelah tembakan Egy Maulana Vikri, mengamankan gol kedua bagi Dewa United. Lima menit kemudian, Dewa United memperoleh peluang penalti setelah Arjuna Agung melakukan handball di dalam kotak penalti. Alex Martins mengeksekusi penalti pertama pada menit ke‑56, memperbesar keunggulan menjadi 3‑0.

Menjelang akhir pertandingan, Alex Martins kembali menjadi bintang lapangan dengan mencetak gol ketiga pada tambahan waktu pertama babak kedua (90+2′). Gol ini sekaligus melengkapi hattrick pribadi yang menambah aura gemilang pada penampilannya. Gol keempat dan kelima terjadi dalam urutan cepat: pada menit 90+6′, Alex Martins mengkonversi penalti kedua, dan tak lama kemudian, Nurhidayat Haji Harris mencetak gol bunuh diri setelah bola memantul dari tiang gawang, menutup skor akhir 5‑0.

Statistik Kunci

  • Gol: Alex Martins (3), Taisei Marukawa (1), Gol bunuh diri Nurhidayat (1)
  • Pinalti: 2 (keduanya berhasil)
  • Kartu kuning: 0
  • Possession: Dewa United 62% – PSBS Biak 38%

Formasi dan Susunan Pemain

Tim Formasi Pemain Utama
Dewa United 4-3-3 Sonny Stevens; Johnathan, Damion Lowe, Brian Fatari, Alta Ballah; Alexis Messidoro, Ivar Jenner, Ricky Kambuaya; Noah Sadaoui, Alex Martins, Egy Maulana Vikri
PSBS Biak 5-4-1 Dimas Galih; Arjuna Agung, Hwang Myung Hyun, Pablo Andrade, Hadi Ardiansyah, Moses Madjar; Heri Susanto, Nelson Alom, Yano Putra, Samuel Gwijangge; Hassan Mohcine

Di balik hasil gemilang Dewa United, terdapat konteks internal yang berbeda antara kedua tim. Dewa United kini menempati peringkat keenam klasemen dengan 50 poin dari 31 laga, menunjukkan konsistensi dan kemampuan menyerang yang tinggi. Sementara itu, PSBS Biak berjuang keras mengatasi krisis finansial, termasuk penunggakan gaji pemain, yang berdampak pada motivasi dan persiapan tim.

Pelatih PSBS Biak, Marian Mihail, mengakui bahwa para pemain lebih banyak menghabiskan waktu berdiskusi dengan manajemen mengenai masalah kontrak ketimbang melakukan pemanasan sebelum pertandingan. “Kami memulai laga dalam kondisi yang sangat sulit, tanpa pemanasan yang layak,” ujar Mihail setelah laga berakhir. Ia menegaskan pentingnya penyelesaian masalah finansial melalui mekanisme lisensi klub agar tidak mengganggu kompetisi.

Di sisi lain, pelatih Dewa United menilai kemenangan ini sebagai bukti kesiapan mental dan taktik tim dalam menghadapi tekanan. “Kami menyiapkan diri sejak latihan, menekankan transisi cepat dan finishing yang tepat,” katanya. Alex Martins, yang mencetak hattrick, menyatakan kebanggaannya dapat membantu tim melaju ke posisi empat klasemen, menggeser Malut United yang belum bermain pada pekan yang sama.

Kemenangan 5-0 ini menambah kepercayaan diri Dewa United menjelang sisa musim, terutama menjelang pertemuan penting dengan klub-klub papan atas seperti Persib Bandung dan Borneo FC. Sementara PSBS Biak harus segera menata kembali struktur internal agar dapat bangkit kembali dan menghindari degradasi ke kasta kedua pada musim depan.

Dengan hasil ini, BRI Super League semakin menunjukkan dinamika persaingan yang ketat, di mana setiap poin sangat berharga untuk menentukan nasib akhir klub di liga utama.