Frankenstein45.Com – 09 Mei 2026 | Dewa United mencatatkan kemenangan telak 5-0 atas PSBS Biak pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026, mengantarkan sang Banten Warriors naik ke posisi keempat klasemen sementara. Alex Martins menjadi bintang utama dengan hattrick (menit 4, 56, 90+2), sementara gol tambahan dicetak oleh Taisei Marukawa (menit 51) dan gol bunuh diri Nur Hidayat (menit 90+5). Kemenangan ini menambah tiga poin penting, meningkatkan total poin Dewa United menjadi 53 poin.
Pergerakan Klasemen Utama
Dengan hasil gemilang tersebut, Dewa United berhasil menyingkirkan dua tim sekaligus dari zona empat besar. Malut United turun ke posisi lima dengan 52 poin, sedangkan Persebaya Surabaya melambat ke posisi enam dengan 51 poin. Posisi keempat Dewa United masih rapuh karena kedua tim yang terdorong ke bawah belum menyelesaikan pertandingan pekan ke-32 mereka. Malut United akan menjamu PSIM Yogyakarta pada 10 Mei, sementara Persebaya akan berhadapan dengan Persis Solo pada 9 Mei. Jika kedua tim meraih kemenangan, Dewa United dapat kembali terdesak ke posisi keenam.
| Pos | Tim | Poin |
|---|---|---|
| 1 | Tim A | ?? |
| 2 | Tim B | ?? |
| 3 | Tim C | ?? |
| 4 | Dewa United | 53 |
| 5 | Malut United | 52 |
| 6 | Persebaya Surabaya | 51 |
| 10 | Arema FC | 39 |
| 10 | PSIM Yogyakarta | 39 |
Data lengkap untuk posisi satu hingga tiga masih belum dirilis secara publik, namun fokus utama saat ini berada pada perebutan empat besar dan persaingan untuk menghindari zona degradasi.
Reaksi Pelatih dan Suporter
Pelatih Jan Olde Riekerink menilai kemenangan ini sebagai bukti disiplin dan semangat juang tim meskipun hanya memiliki dua hari persiapan sebelum laga. Ia memuji performa Alex Martins yang mampu mengubah alur pertandingan dalam hitungan menit. Di sisi lain, suporter Dewa United menggelar aksi di media sosial, menyoroti pentingnya konsistensi dalam tiga kemenangan beruntun yang diraih tim.
Sementara itu, Malut United dan Persebaya bertekad bangkit. Malut United, yang kini berada di posisi lima, menargetkan kemenangan melawan PSIM Yogyakarta untuk kembali mengejar empat besar. Persebaya Surabaya, di bawah asuhan Mauricio Souza, berharap dapat memanfaatkan laga melawan Persis Solo sebagai batu loncatan kembali ke zona juara.
Garis Besar Persaingan Lain
Di sisi lain tabel, Arema FC sedang berada di posisi ke-10 dengan 39 poin, berjuang keras untuk menutup tiga laga terakhir musim. Arema baru saja menelan dua kekalahan beruntun di Derbi Jatim melawan Persebaya dan Persik Kediri, menimbulkan protes suporter dan tekanan pada pelatih Marcos Santos. Meskipun peluang lima besar sudah hampir tertutup, Arema tetap menargetkan kemenangan melawan PSM Makassar pada 9 Mei untuk mengamankan posisi aman di zona menengah.
Posisi tengah klasemen juga diperebutkan ketat oleh PSIM Yogyakarta, Arema, dan Persik Kediri, masing-masing dengan 39 poin. Pertarungan ini diprediksi akan semakin sengit pada pekan-pekannya.
Secara keseluruhan, pekan ke-32 BRI Super League menunjukkan dinamika klasemen yang sangat fluktuatif. Kemenangan Dewa United tidak hanya meningkatkan semangat tim, tetapi juga menambah tekanan pada tim-tim yang berada di atas mereka. Dengan sisa tiga pertandingan musim, setiap poin menjadi sangat krusial bagi tim yang berambisi masuk empat besar maupun yang berjuang menghindari degradasi.
Para pengamat menilai bahwa persaingan empat besar akan tetap terbuka hingga akhir musim, mengingat selisih poin antara tim-tim di zona tersebut masih tipis. Keputusan akhir dapat ditentukan oleh hasil laga terakhir Malut United, Persebaya, dan tim-tim lain yang masih memiliki pertandingan tersisa.




