Frankenstein45.Com – 19 Juni 2026 | Dalam pertemuan yang dihadiri oleh Ketua Dewan Pers Mahasiswa (Presma) Trisakti serta Sufmi Dasco, sejumlah isu ekonomi dan kesejahteraan rakyat menjadi sorotan utama. Kedua pihak menegaskan bahwa pemerintah wajib menjaga stabilitas harga barang pokok demi menghindari tekanan pada perut masyarakat.
Sufmi Dasco menekankan bahwa inflasi yang terus naik dan fluktuasi harga pangan dapat menurunkan daya beli, terutama bagi kelompok berpendapatan rendah. Ia menyerukan agar kebijakan fiskal dan moneter diarahkan pada penurunan biaya hidup, bukan pada kebijakan yang justru memperburuk beban rakyat.
Presma Trisakti menambahkan beberapa tuntutan konkret yang harus dipenuhi oleh pemerintah pusat:
- Menstabilkan harga bahan pokok seperti beras, gula, dan minyak goreng melalui intervensi pasar yang terukur.
- Meningkatkan subsidi bagi kelompok rentan serta memperluas program bantuan sosial.
- Memperkuat koordinasi antara kementerian terkait untuk menghindari kebijakan yang kontradiktif.
- Memberikan ruang bagi DPR untuk melakukan pengawasan yang ketat atas kebijakan ekonomi yang diusulkan pemerintah.
Selain itu, Presma Trisakti mengingatkan bahwa Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memiliki peran penting dalam mengawasi implementasi kebijakan pusat. Mereka meminta DPR untuk lebih proaktif dalam meninjau kebijakan yang dapat berpotensi menambah beban pada konsumen.
Dalam penutup pertemuan, Sufmi Dasco menegaskan, “Jangan usik perut rakyat” sebagai seruan agar semua pihak—baik eksekutif maupun legislatif—memprioritaskan kesejahteraan dasar warga negara sebelum melangkah pada agenda- agenda lain. Ia menutup pernyataan dengan harapan agar pemerintah dapat segera mengambil langkah-langkah konkret yang menurunkan tekanan harga dan meningkatkan stabilitas ekonomi nasional.




