Frankenstein45.Com – 08 April 2026 | Dinas Sosial Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mengumumkan rencana ambisius untuk membangun Taman Anak Sejahtera (TAS) yang dijadwalkan selesai pada tahun 2026. Inisiatif ini dirancang sebagai pusat terpadu yang menggabungkan layanan pendidikan, kesehatan, dan rekreasi bagi anak‑anak di wilayah tersebut.
Tujuan utama TAS meliputi:
- Memberikan akses pendidikan non‑formal melalui program literasi dan keterampilan hidup.
- Menyediakan layanan kesehatan dasar, termasuk pemeriksaan gizi dan imunisasi.
- Menciptakan ruang bermain yang aman dan ramah lingkungan untuk mendukung perkembangan fisik dan sosial.
- Menguatkan peran keluarga dan masyarakat melalui pelatihan orang tua dan kegiatan komunitas.
Rencana pelaksanaan terbagi menjadi tiga fase:
- Fase Persiapan (2024‑2025): Identifikasi lokasi, penyusunan desain arsitektur, serta penggalangan dana melalui APBD dan sponsor swasta.
- Fase Konstruksi (2025‑2026): Pembangunan fasilitas fisik, instalasi peralatan edukatif, dan penataan taman bermain.
- Fase Operasional (setelah 2026): Rekrutmen tenaga pendidik, tenaga kesehatan, serta peluncuran program rutin untuk anak‑anak usia 3‑12 tahun.
Anggaran yang diproyeksikan mencapai Rp 45 miliar, dengan sebagian besar dana dialokasikan untuk infrastruktur bangunan, peralatan edukasi, dan program layanan gizi. Dinsos menekankan bahwa keberlanjutan TAS akan didukung oleh kemitraan dengan lembaga pendidikan, rumah sakit, serta organisasi non‑pemerintah.
Dengan target selesai pada 2026, TAS diharapkan menjadi model replicable bagi kota‑kota lain di Nusa Tenggara Barat dalam upaya memperkuat jaringan perlindungan anak.




