Dipanggil Presiden ke Istana, Chatib Basri Laporkan Risiko Kenaikan Harga Akibat Pelemahan Rupiah
Dipanggil Presiden ke Istana, Chatib Basri Laporkan Risiko Kenaikan Harga Akibat Pelemahan Rupiah

Dipanggil Presiden ke Istana, Chatib Basri Laporkan Risiko Kenaikan Harga Akibat Pelemahan Rupiah

Frankenstein45.Com – 10 Juni 2026 | Chatib Basri, mantan Menteri Keuangan dan kini menjabat sebagai Koordinator Kebijakan Ekonomi, dipanggil oleh Presiden Joko Widodo ke Istana kepresidenan pada hari Selasa, 23 Juni 2024. Pada pertemuan tersebut, Basri menyampaikan kekhawatirannya atas potensi kenaikan harga barang dan jasa di dalam negeri yang dipicu oleh melemahnya nilai tukar rupiah.

  • Rupiah melemah lebih dari 5% sejak awal tahun 2024.
  • Harga minyak dunia yang terus naik memperburuk defisit neraca perdagangan.
  • Ketidakstabilan geopolitik global menambah volatilitas pasar valuta asing.

Basri menekankan pentingnya pemerintah untuk menjaga kepercayaan publik melalui kebijakan moneter yang konsisten, peningkatan efisiensi anggaran, serta langkah-langkah struktural yang dapat menstabilkan nilai tukar. Ia juga menyarankan koordinasi yang lebih intensif antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan lembaga terkait lainnya.

Presiden menanggapi laporan tersebut dengan menegaskan komitmen pemerintah untuk menahan laju inflasi dan melindungi daya beli masyarakat. Pemerintah berencana memperkuat cadangan devisa, memperketat pengawasan importasi barang strategis, serta mempercepat reformasi struktural di sektor energi dan pertanian.

Jika tidak ditangani secara cepat, Basri memperingatkan bahwa kenaikan harga dapat memicu ketidakstabilan sosial dan menurunkan kepercayaan investor, yang pada gilirannya dapat memperburuk kondisi ekonomi makro Indonesia.