Disdikpora Sebut Cianjur Kekurangan 1.100 Guru SD dan SMP
Disdikpora Sebut Cianjur Kekurangan 1.100 Guru SD dan SMP

Disdikpora Sebut Cianjur Kekurangan 1.100 Guru SD dan SMP

Frankenstein45.Com – 30 Juni 2026 | Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur mengungkapkan adanya defisit tenaga pengajar yang signifikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah pertama. Berdasarkan data terbaru, sekitar 1.100 posisi guru masih kosong, mencakup sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di seluruh wilayah kabupaten.

Kekurangan tersebut terbagi antara guru SD dan SMP dengan proporsi yang cukup merata. Berikut rincian perkiraan kekurangan per jenjang:

Jenjang Jumlah Kekurangan Guru
SD ≈ 600 orang
SMP ≈ 500 orang

Beberapa faktor yang menjadi penyebab utama antara lain:

  • Rendahnya minat lulusan pendidikan untuk mengajar di daerah pedesaan.
  • Persyaratan administrasi yang dianggap kurang fleksibel bagi calon guru.
  • Keterbatasan anggaran yang berdampak pada jumlah rekrutmen tahunan.

Disdikpora menegaskan bahwa kekurangan tenaga pendidik ini dapat berimplikasi pada kualitas pembelajaran, meningkatkan beban kerja guru yang ada, serta menurunkan rasio guru-murid ideal. Untuk mengatasi masalah tersebut, dinas berencana melakukan beberapa langkah strategis, antara lain:

  1. Mempercepat proses rekrutmen guru baru melalui program seleksi yang lebih terbuka.
  2. Mengoptimalkan penempatan guru pengganti sementara (guru honorer) pada sekolah yang paling terdampak.
  3. Menggandeng institusi pendidikan tinggi untuk program magang mengajar di Cianjur.
  4. Meningkatkan insentif bagi guru yang bersedia bertugas di wilayah dengan kebutuhan tinggi.

Pemerintah Kabupaten Cianjur juga berkomitmen untuk meningkatkan alokasi anggaran pendidikan, memastikan fasilitas belajar yang memadai, dan memperkuat kerjasama dengan lembaga‑lembaga terkait demi menutup celah kekurangan tenaga pendidik ini secepat mungkin.