Ditjen Hubdat Panggil Manajemen Green SM Pasca Kecelakaan di Bekasi Timur, Siapkan Sanksi Tegas
Ditjen Hubdat Panggil Manajemen Green SM Pasca Kecelakaan di Bekasi Timur, Siapkan Sanksi Tegas

Ditjen Hubdat Panggil Manajemen Green SM Pasca Kecelakaan di Bekasi Timur, Siapkan Sanksi Tegas

Frankenstein45.Com – 28 April 2026 | Pada pagi hari tanggal 26 April 2024, sebuah kereta komuter milik Green SM mengalami kecelakaan di wilayah Bekasi Timur. Insiden tersebut melibatkan benturan dengan kendaraan di lintasan dan menyebabkan beberapa luka ringan pada penumpang serta kerusakan pada gerbong kereta.

Pihak Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) segera menanggapi kejadian itu dengan memanggil jajaran manajemen Green SM. Dalam pertemuan darurat, Ditjen Hubdat menegaskan perlunya audit keselamatan secara menyeluruh serta penyiapan sanksi tegas bagi pihak yang terbukti melanggar prosedur operasional.

Berikut langkah‑langkah yang direncanakan oleh Ditjen Hubdat:

  • Audit menyeluruh terhadap prosedur operasional dan standar keselamatan Green SM.
  • Pemeriksaan kondisi teknis lokomotif, gerbong, serta infrastruktur rel di area Bekasi Timur.
  • Identifikasi penyebab utama kecelakaan melalui analisis data rekaman dan saksi mata.
  • Penerapan sanksi administratif atau hukum bagi pihak yang terbukti melanggar regulasi.
  • Peningkatan pelatihan dan simulasi bagi awak kereta serta staf operasional.
  • Penyusunan laporan publik yang transparan mengenai temuan audit dan tindakan perbaikan.

Manajemen Green SM menyatakan komitmen penuh untuk bekerja sama dengan Ditjen Hubdat. Mereka berjanji akan menyediakan semua data yang diperlukan serta melaksanakan rekomendasi perbaikan secepatnya.

Kecelakaan ini menambah daftar insiden kereta di wilayah Jabodetabek yang menimbulkan keprihatinan publik. Pemerintah menekankan pentingnya pengawasan ketat dan penegakan regulasi demi menjamin keselamatan penumpang dan kelancaran transportasi publik.