DKI Kemarin: Optimalisasi AI dan Haul Akbar Ulama Betawi Warnai Jakarta
DKI Kemarin: Optimalisasi AI dan Haul Akbar Ulama Betawi Warnai Jakarta

DKI Kemarin: Optimalisasi AI dan Haul Akbar Ulama Betawi Warnai Jakarta

Frankenstein45.Com – 19 Juni 2026 | Pada Kamis, 18 Juni 2024, ibu kota Indonesia dipenuhi serangkaian kegiatan yang menonjolkan inovasi teknologi serta nilai-nilai budaya lokal. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menampilkan program percepatan penerapan kecerdasan buatan (AI) dalam layanan publik, sementara komunitas keagamaan menggelar Haul Akbar ulama terkenal Betawi yang menarik ribuan peserta.

Inisiatif AI yang dipamerkan meliputi:

  • Penerapan sistem prediksi kepadatan lalu lintas berbasis pembelajaran mesin di jaringan jalan utama.
  • Pengembangan chatbot layanan kelurahan yang mampu menjawab pertanyaan warga 24 jam.
  • Pelatihan intensif bagi aparat daerah dalam penggunaan analitik data untuk kebijakan berbasis bukti.
  • Integrasi platform data terbuka yang menghubungkan berbagai dinas untuk kolaborasi real‑time.

Semua program tersebut dipresentasikan dalam acara “Smart Jakarta 2024” yang dihadiri oleh Gubernur DKI, perwakilan kementerian, serta perwakilan sektor swasta. Pada sesi tanya‑jawab, pejabat menekankan bahwa AI akan menjadi tulang punggung transformasi digital kota, terutama dalam penanggulangan banjir, pengelolaan sampah, dan peningkatan layanan kesehatan.

Sementara itu, pada sore harinya, Masjid Al‑Barkah di kawasan Betawi menjadi pusat perayaan Haul Akbar ulama KH. Ahmad Syafi’i, tokoh yang dikenal dengan kontribusinya dalam melestarikan tradisi bahasa Betawi dan dakwah moderat. Acara tersebut mencakup ceramah, pembacaan puisi Betawi, serta pertunjukan musik tradisional yang melibatkan kelompok seni lokal.

Jadwal utama Haul Akbar dapat dilihat pada tabel berikut:

Waktu Kegiatan
09.00‑10.00 Sholat Jum’at berjamaah
10.15‑11.30 Ceramah kenangan KH. Ahmad Syafi’i
11.45‑12.30 Pertunjukan Tari Topeng Betawi
13.00‑14.30 Ramadan Bazaar dengan kuliner khas Betawi
15.00‑16.30 Dialog antar generasi tentang warisan budaya

Ribuan warga, baik dari kalangan muda maupun lansia, turut serta dalam perayaan, menandakan kuatnya ikatan spiritual dan kultural di tengah dinamika perkotaan. Kedua agenda ini, meski berbeda bidang, menunjukkan upaya DKI Jakarta untuk menyeimbangkan kemajuan teknologi dengan pelestarian identitas lokal.

Penggabungan strategi AI dan kegiatan budaya dipandang sebagai model integratif yang dapat diadopsi kota‑kota lain di Indonesia.